Besi dan Tong Sampah Bernilai Miliaran Rupiah Raib, Penyidik Diam

Tong sampah yang raib di depan kantor Kejari Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Raibnya ratusan besi dan tong sampah milik Pemko Tebingtinggi hampir di sejumlah lokasi, ditambah tidak adanya laporan Kepolisian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, kini menjadi  pembicaraan hangat di masyarakat apa yang sedang terjadi dibangun dalam penghapusan aset negara.

Kemarin, Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP Ramadhani mengaku, pihaknya tidak bisa berbuat akibat tidak ada laporan polisi dari pemilik anggaran di Pemko Tebingtinggi untuk mengusut raibnya tong sampah itu.

Sementara itu, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi juga tidak bersuara pasal konfirmasi seputar raibnya tong sampah tersebut.

Bahkan, dikonfirmasi sepekan via WhatsApp (WA) kepada Kasi Intel, Oki juga tidak berbalas. Sebab, saat dikonfirmasi ke ruangannya tidak kesampaian terkait raibnya tong sampah dan besi besi. Sementara raibnya tong sampah juga tejadi  di lokasi pemasangan Kejari Tebingtinggi.

Sekedar diketahui, jika tahun anggaran 2016 dan 2017 di APBD Kota Tebingtinggi dianggarkan pembuatan tong sampah di 2 dinas OPD berbeda yaitu, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas DKP. Namun di pertengahan  tahun 2018 tepatnya sejak bulan September, tong sampah itu mulai raib.

Parahnya lagi, ratusan tong sampah dan besi sejak awal tahun 2019 tidak terlihat lagi di sepanjang jalan. Padahal, keberadaan tong sampah itu mendukung kebersihan, sehingga Pemko Tebingtinggi kembali merebut Piala Adipura keempat kalinya.

Raibnya tong sampah entah siapa berbuat hal itu belum terungkap. Sebab polisi dan jaksa belum berani mengungkap sesuai fungsi masing-masing sesuai sumpah jabatannya yang diucapkan. (purba)