BNNK Simalungun Gelar Press Release Tangkapan BNNK Siantar

46
Kasi Pemberantasan BNNK Simalungun, Kompol H Sinaga, Kaban BNNK Simalungun, Kompol Suhana, Kasi Pemberatasan BNNK Siantar, Kompol P Ketaren saat gelar press release di kantor BNNK Siantar.

Simalungun, Lintangnews.com | Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Simalungun menggelar press release tangkapan BNNK Siantar di kantor BNNK Siantar di Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, Senin (2/12/2019).

Diketahui 3 orang terduga penyalahgunaan narkotika inisial AS, JM, dan YH ditangkap pihak BNNK Siantar dari sebuah rumah di Perumahan Sigagak Permai Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Ketiga tersangka itu diringkus BNNK Siantar pada Kamis (28/11/2019) sekira pukul 10.00 WIB berawal dari adanya informasi masyarakat. Selanjutnya BNNK Siantar menyaru sebagai ‘tukang gojek’.

Pasca ditangkap, pihak BNNK Siantar mengamankan. 2 bungkus plastik klip transparan berisi sabu seberat 6,84 gram, uang tunai Rp 25 juta, 1 unit handphone (HP) merek Vivo V7 warna hitam dan 1 lembar STNK BK 3646 MAV atas nama R Hartono Khariaan.

Selanjutnya 1 STNK BK 8795 AG atas nama Muh Ismunandar, 1 buah dompet coklat berisi 4 kartu ATM Bank BCA dan 1 buku tabungan BRI. Lalu 1 buku tabungam BCA dan 1 dompet panjang isi uang Rp 344.000.

Kemudian 7 lembar bukti transfer, 1 unit sepeda motor Yamaha R25 tanpa nomor polisi (nopol), 1 unit sepeda motor Honda Revo nopol BK 2552 AAG dan 1 unit mobil Toyota Avanza BK 1439 AAG.

Kepala BNNK Simalungun, Kompol Suhana didampingi Kasi Penindakan, Kompol H Sinaga dan Kasi Penindakan BNNK Siantar, Kompol P Ketaren memmbenarkan bahwasanya penangkapan terhadap ketiga tersangka berawal dari informasi masyarakat. Lalu pihak BNNK Siantar melakukan penyamaran sehingga ketiga tersangka dapat diringkus.

Terobos Teritorial BNNK Simalungun, Ini Penjelasan Kasi Pemberantasan BNNK Siantar

Terkait penangkapan 3 tersangka di luar wilayah BNNK Siantar, Kasi Pemberantasan BNNK Siantar, Kompol P Ketaren mengatakan, tidak ada masalah pihaknya melakukan penangkapan di luar wilayah hukum.

“Dari legalnya dulu. Kita sudah diminta bu Kaban untuk membantu pengungkapan kasus karena jumlah personil BNNK Simalungun masih minim,” ungkap Kompol P Ketaren.

Kemudian pihaknya bekerjasama untuk itu. “Setidaknya itu lah legal standingnya. Tapi namanya pembagian wilayah secara spesifik itu tidak ditentukan. Yang penting ketika kita menemukan suatu kasus.,” paparnya.

“Di wilayah yang lain, misalnya. Maka kita serahkan yang berkompeten untuk melaksanakan penindakan kasus tersebut. Jadi jangan nanti jadi terbengkalai,” terangnya.

“Kalau saya temukan misalnya narkoba. Saya abaikan. Itu yang jadi salah. Jadi tidak ada pelanggaran ke wenangan dalam hal penangkapan ini,” tukas Kompol P Ketaren disambut manggut-manggut Kaban BNNK Simalungun, Kompol Suhana. (Zai)