BST Mulai Dibagikan, Bupati Samosir : Jangan Dipolitisasi Jika Pendukung Rapberjuang yang Didata

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menyampaikan sambutan sebelum membagikan BST kepada warga terdampak Covid-19 di kantor Pos Pangururan.

Samosir, Lintangnews.com | Kementrian Sosial (Kemensos) RI mulai membagikan Bantuan Sosial Tunai (BST) melalui kantor Pos dan Himpunan Bank Pemerintah (Himpara) kepada masyarakat.

BST ini sebagai jaring pengaman sosial akibat dampak Covid-19 atau Virus Corona.

Untuk pencairan BST di kantor Pos Pangururan, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon secara simbolis membagikan Rp 600 ribu kepada Alamsyah warga Kelurahan Pasar Pangururan.

“Setelah verifikasi dan validasi ke Kemensos dengan aplikasi SIKS-NG sejumlah 18.018 Kepala Keluarga (KK), BST akan dibagikan mulai tanggal 8-29 Mei 2020 secara bertahap, di seluruh kantor Pos di Samosir,” ujar Rapidin, Jumat (8/5/2020) di hadapan penerima BST.

Menurut Rapidin, bila masih ada masyarakat yang belum terdata, maka akan dialihkan melalui jaring pengaman sosial, anggaran dari APBD, dana desa dan dana kelurahan. “Pemerintah Desa (Pemdes) akan menempelkan masyarakat penerima BST ini,” kata Bupati.

Suami Sorta Ertaty Siahaan ini mengaku, ada pihak yang mencoba mempolitisasi penerima BST, bahwa hanya pendukung Rapberjuang yang didata. Menurutnya, ini perlu ditegaskan, jika semua masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya warga tidak mampu didata Dinas Sosial (Dinsos).

“Ini prinsip keadilan, sebagai Bupati sekaligus Balon Bupati, masyarakat yang terdampak Covid-19 didata sebagai penerima BST. Tidak benar yang didata hanya pendukung Rapberjuang, sekali lagi ini prinsip keadilan,” tegas dia.

Rapidin juga meminta bila ada data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang masuk penerima BST supaya segera dicoret, begitu juga dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Lanjutnya, dari 31 ribu KK di Samosir, sekitar 7 ribu KK penerima PKH dan 18.018 penerima BST, dengan total 25.500 KK penerima bantuan. Ini menjadi daerah dengan jumlah penerima bantuan yang sangat besar dari Kabupaten berpenduduk padat.

Bupati menambahkan, penerima BST perlu mencatat tanggal dan tempat menerima untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yakni, menghindari kerumunan, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan segera pulang ke rumah.

“Saya berharap, BST ini dapat meringankan beban masyarakat terkena dampak wabah Covid-19 di wilayah Samosir dan penyalurannya berjalan dengan baik dan lancar. Mari kita lawan Covid-19 dengan melaksanakan himbauan dari pemerintah,” pesannya. (Don)