Buat Keributan di Haul NU Tebingtinggi, 9 Orang Diamankan

Para anggota FPI Tebingtinggi yang diamankan ke Polres Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Kegiatan akbar Haul atau ulang tahun yang digelar Nadhalatul Ulama (NU) PC Kota Tebingtinggi di Lapangan Merdeka, Jalan Sutomo terganggu akibat salah satu Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) membuat keributan di acara itu, Rabu (27/2/2019) sekira pukul 12.30 WIB.

Akibat keributan itu, 9 orang laki laki sempat diamankan personil Polres Tebingtinggi. Namun 1 orang dikembalikan karena merupakan pedagang yang sedang berjualan di lokasi kegiatan.

Setelah diperiksa di ruang penyidik, diketahui 8 orang itu merupakan kader Front Pembela Islam (FPI) Tebingtinggi.

Mereka adalah Syahrul Amri Sirait (Ketua DPC FPI Padang Hilir), M Fauzi Saragih, M Husni Habibie (Wali Laskar FPI), Anjad, Arif Darmadi (Anggota DPC FPI Tebing Tinggi), Amiruddin Sitompul (Panglima Jihad FPI), Suhairi dan Oni Qital (Kadiv Aksi FPI).

Informasi diperoleh, 8 orang itu masuk dengan menyusup tanpa diundang dengan berteriak dan meminta ganti Presiden saat acara sedang berlangsung.

Selain itu, mereka menggunakan kaos ganti Presiden, juga ingin membubarkan acara yang dihadiri ribuan jamaah, juga Kapoldasu, Irjen Pol Agus Adrianto, Wali Kota, Umar Zunaidi Hasibuan dan Wakil Wali Kota Tebingtinggi, Oki Doni Siregar.

Kegiatan yang dilaksanakan NU Tebingtinggi.

Melihat acara itu ada gangguan, personil polisi yang sedang bertugas mengamankan kegiatan langsung membawa para aktivis FPI ke Polres Tebingtinggi untuk dimintai keterangan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja membenarkan adanya 9 orang yang diamankan dan dimintai keterangan.

“Satu diantaranya sudah dikembalikan, karena merupakan pedagang. Kini mereka masih dimintai keterangan,” kata Kombes Pol Tatan.

Diketahui berlangsungnya acara itu hendak melaksanakan pelantikan IPNU dan IPPNU dalam rangka memperingati Hari Lahir NU ke 93, namun mereka melakukan kegiatan yang tidak pantas.

“Kegiatan ini juga dilaksanakan tabliq akbar dan tausiah yang dihadiri kader NU dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah, maupun petinggi NU Sumut,” ujar Kombes Pol Tatan didampingi Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi dan Kasat Reskrim, AKP Ramadhani.

Pantauan hingga pukul 16.00 WIB, mereka yang diamankan masih diperiksa di Polres Tebingtinggi. Sementara sejumlah kader FPI masih bertahan di luar pagar Polres. (purba)