Caleg dari 3 Partai di Asahan Tak Laporkan LPPDK Bakal Tidak Dilantik

Komisioner KPUD Asahan Divisi Hukum, Ali Sofyan Hasibuan.

Asahan, Lintangnews.com | Batas Penyerahan berkas Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK) seluruh partai politik (parpol) ke KPUD Asahan telah berakhir.

Komisioner KPUD Asahan Divisi Hukum, Ali Sofyan Hasibuan mengatakan, hal itu berdasarkan ketentuan disebutkan bahwa batas parpol menyerahkan LPPDK paling lama 14 hari setelah pemungutan suara.

Hasilnya diketahui terdapat 3 parpol tingkat Kabupaten Asahan yang tidak menyerahkan LPPDK, yaitu Partai Berkarya, PSI dan PBB.

Ali Sofyan menuturkan, bagi parpol yang tidak menyerahkan LPPDK, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2019, kepada Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditunjuk oleh KPU sampai batas waktu sebagaimana dimaksud pasal 335 ayat (2), maka parpol yang bersangkutan dikenai sanksi berupa tidak ditetapkan sebagai calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Asahan.

Dia menyebutkan, pihaknya akan menyerahkan seluruh berkas LPPDK milik parpol yang diterima ke KAP untuk diaudit. “Berdasarkan aturan 15 hari setelah pemungutan suara, KPU menyerahkan berkas LPPDK ke KAP,” sebut Ali Sofyan, Kamis (2/5/2019).

Seperti diketahui pada Pemilu 17 April 2019, ratusan Calon Legislatif (Caleg) dari 16 parpol berkompetisi untuk memperebutkan 45 kursi DPRD Kabupaten Asahan.

Sementara itu, pada Kamis (1/5/2019) KPUD Asahan mulai melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten pada Pemilu 2019 di Hotel Sabty Garden, Kisaran. Rencananya rapat pleno tersebut berlangsung hingga Sabtu (4/5/2019) mendatang.

Dari rapat tersebut akan diketahui jumlah perolehan suara pasangan Capres, Caleg DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. (handoko)