CPNS K1 dan K2 Nakes Simalungun Belum Menerima Uang Pendahuluan Prajab

Kwitansi bukti pembayaran pendahuluan CPNS K1 dan K2 di Simalungun.

Simalungun, Lintangnews.com | Tiga tahun lamanya, persisnya terhitung tahun 2018 sampai saat ini, yang dijanjikan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) K1 dan K2 dari tenaga kesehatan (nakes) golongan I, II dan III tak kunjung ditepati.

“Ada dijanjikan ke kami. Tetapi, sampai saat ini janji itu belum ada ditepati,” ungkap salah seorang nakes yang bertugas di salah satu Puskesmas, Senin (17/5/2021).

Disebut, janji belum ditepati yakni dana sebagai biaya selama mengikuti pra jabatan (prajab) yang didahulukan nakes CPNS K1 dan K2 akan dikembalikan dan diganti.

“Kan kami yang mendahulukan dananya. Jadi, dijanjikan akan diganti dana yang kami dahulukan. Seperti senior kami yang masuk K2 sekira tahun 2013 juga diganti,” paparnya.

Diketahui, untuk masing-masing nakes, besaran dana yang didahulukan sebagai biaya selama mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) prajab sebesar Rp 2.242.000.

“Jumlah kami semua yang mengikuti diklat prajab waktu itu lebih kurang 288 orang. Kalau informasi kami peroleh, pengganti dana yang didahulukan sudah di dinas. Namun entah kenapa ke kami belum dicairkan juga,” terangnya.

Selain itu, dikatakan diklat prajab digelar Badan Pelatihan, Pendidikan dan Kepegawaian Daerah (BPPKD) Simalungun bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Utara.

“Selama seminggu kami di Medan diklat prajab. Bergelombang, ada yang mulai tanggal 7 sampai 14 Maret 2018. Kemudian, tanggal 21 sampai 28 Maret 2018. Kalau penyelenggaranya di sana LPMP,” sebutnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Lidya Saragih kepada wartawan, Minggu (16/5/2021) menyampaikan, kalau prajab itu ranah BPPKD.

“Ya, karena data yang diangkat ada di BPPKD dan pengusulan yang PNS juga, kalau syaratnya sudah dipenuhi. Tetapi coba tanyakan Bidan nya, apa kendalanya. Karena, kalau tahun 2017 sudah ada yang PNS,” sebut Lidya. (Zai)