Disparbud Tobasa Kucurkan Dana Rp 5,7 Miliar Benahi Wisata Pantai

Kadisparbud, Audy Murphi Sitorus memimpin rapat koordinasi dengan warga.

Tobasa, Lintangnews.com | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemkab Toba Samosir (Tobasa) serius benahi wisata sebagai kawasan perioritas sektor pariwisata, dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5,7 miliar untuk 3 Desa.

Ini dipaparkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud), Audy Murphi Sitorus saat rapat koordinasi dengan masyarakat Desa Pardinggaran di Kantor Disparbud, Senin (4/3/2019).

Audy Murphi Sitorus mengatakan, ada 3 Desa di Tobasa yang akan mendapat bangunan sarana wisata dari Pemkab setempat untuk tujuan peningkatan wisata dan ekonomi warga, dengan kesejahteraan melalui sektor wisata.

Masing-masing desa itu yakni, Desa Meat, Kecamatan Tampahan dengan anggaran sebesar Rp 900 juta, Desa Hatulian, Kecamatan Laguboti (Pantai Lumban Binanga) Rp 2, 3 miliar dan Desa Pardinggaran, Kecamatan Laguboti Rp 2,5 miliar.

“Bentuk bangunan yang kita bangun untuk masyarakat, bukan lagi jogging track, gajebo dan taman pantai seperti tahun lalu. Tetapi seperti sejenis plaza berupa bazar atau istilah asing food cort,” kata Audy.

Menurutnya, bangunan ood cort di sepanjang pantai akan dibangun agak jauh dari bibir pantai Danau Toba, sekitar 40-60 meter.

“Sehingga nuansa Pantai Pasir Putih terlihat alami sesuai aslinya, alami dan natural untuk wisatawan menikmati indahnya Danau Toba di Tobasa,” sebut Audy.

Namun bangunan food cort di ketiga Desa itu akan terealisasi dari Disparbud, setelah masyarakat menyepakati pembangunan di atas tanah warga. Ini agar nantinya tidak ada persoalan di kemudian hari.

“Pastinya Disparbud akan membangun sarana tujuan wisata pantai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor wisata. Tak kalah pentingnya, setelah pemerintah membangun masyarakat memanfaatkan bangunan dan merawat, yang diberikan untuk peningkatan ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tobasa,” ucap Audy. (asri)