Dua Orang Saksi Kasus Narkotika Berbeda Keterangan di PN Siantar

Istri terdakwa ketika memberikan keterangan kepada majelis hakim.

Siantar, Lintangnews.com | Sidang kasus narkotika dengan terdakwa Rudi Hartono (38) beragendakan saksi digelar di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Senin (28/4/2019).

Dalam sidang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samuel Sinaga mengahadirkan 2 orang saksi dalam perkara tersebut. Kedua saksi diketahui bernama Herlina yang merupakan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan istri terdakwa, Sumiati.

Namun majelis hakim mempersilakan Herlina untuk pertama kali memberikan keterangan kepada majelis hakim Danar Dono.

Dari keterangannya, Herlina menyatakan, pada saat penangkapan dirinya dipanggil oleh pihak Kepolisian untuk melihat langsung penggeledahan di rumahnya, Jalan Mojopahit, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara.

“Saya dipanggil oleh pihak Kepolisian untuk melihat sendiri penggeledahan di rumah milik terdakwa. Namun saat terjadi penggeledahan di rumah terdakwa, dalam keadaan gelap membuat petugas menghidupkan senter,” ungkap Herlina menjelaskan.

Namun lanjut Herlina, saat digeledah di bagian dapur, petugas tidak ada menemukan barang bukti. Kemudian petugas membawa terdakwa dan Herlina ke kamarnya.

“Ketika menggeledah di kamar, petugas menemukan barang bukti berupa 1 paket narkotika jenis sabu di bawah ambal dan ditunjukan kepada saya,” sebut Herlina.

Namun saat istri terdakwa memberikan keterangan justru berbeda dengan Ketua RT. Sumiati mengatakan, yang mengidupkan senter bukanlah petugas, melainkan anaknya.

“Bukan petugas yang menghidupkan senternya, tapi anak saya, karena kamar kami gelap. Pada saat penangkapan, saya juga baru datang dan disitu petugas hanya menunjukan barang bukti tersebut. Sesudah itu, suami saya langsung dibawa ke kantor polisi,” ujar Sumiati.

Sumiati juga menjelaskan, suaminya juga sudah pernah dihukum (residivis) dengan kasus yang sama. Saat itu suaminya divonis selama 1 tahun dan 6 bulan penjara.

Dalam pemberitaan sebelumnya, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah kotak lem yang di dalamnya berisi 1 buah pipa kaca, 3 buah pipet, 1 paket narkotika dengan berat 0,16 gram dan 1 buah botol air mineral. (res)