Dugaan Fasilitas Negara Dipakai Kampanye, Ini Penjelasan Panwascam Bandar Marsilam

Ketua Panwaslu Kecamatan Bandar Masilam, Saparuddin Sirait.

Simalungun, Lintangnews.com | Adanya dugaan kendaraan fasilitas milik negara digunakan oknum Calon Legislatif (Caleg) Partai Demokrat nomor urut 4 Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Pendi Damanik hingga saat ini belum ada titik terangnya.

Rabu (3/4/2019), Ketua Panwascam Bandar Masilam, Saparuddin Sirait saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya masih menanyakan kepada Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL).

“Kita masih tanya PPL, karena masih diinvestigasi. Selanjutnya kita panggil menunggu laporan dari saya lah. Setau saya pada hari Jumat (29/3/2019) gak ada Wakil Bupati, Amran Sinaga di acara perwiritan di Huta III Nagori Bandar Tinggi,” sebut Saparuddin Sirait.

Dirinya juga mengklaim, tidak mungkin semuanya diketahui pihaknya. Pasalnya Panwascam Bandar Marsilam menaungi 10 Nagori. “Belum ada laporan PPL. Itu makanya saya tanyakan. Kita kan gak mungkin keliling malam-malam di 10 Nagori itu saja kerjaan. Ada PPL kita,” tukasnya.

Anehnya, Saparuddin mengaku, dirinya sebagai wartawan di Media Aktual. “Ngertinya bapak, kalau PPL tidak melaporkan, bagaimana kita memeriksa. Itu sudah prosedurnya. Jadi apa artinya mereka (PPL) jadi pengawas di lapangan,” tanya Saparuddin.

Lanjut Saparuddin, pihaknya masih menunggu hasil investigasi PPL. Menurutnya, Panwascam gak bisa langsung-langsung dan harus melalui prosedur.

“Kalau ada yang keberatan langsung saja yang keberatan melapor. Nanti kita periksa di kantor. Jika gak ada yang yang melapor, bagaimana kita memeriksa. Kalau memang betul ada laporan mobil Wakil Bupati, baru kita periksa yang melapor itu,” paparnya.

Menurutnya, sesuai prosedur, pihaknya meminta saksi-saksi. Saparuddin juga menuturkan, jika informasi media tidak bisa mereka tindak lanjuti.

“Tapi kalau temuan PPL, baru kita tindak lanjuti. Iya karena saya wartawan juga. Jadi kita kan harus selidiki dulu, apanya dulu. Itu lah gunanya kita ada di media,” kata Saparuddin. (zai)