Dugaan Pungli Pencantuman Gelar di Disdik Simalungun masih Mengambang

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun.

Simalungun, Lintangnews.com | Bagi guru yang telah memiliki gelar harus melakukan pencantuman melalui Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Badan Pelatihan, Pendidikan dan Kepegawaian (BKPP) ,” tulis salah seorang Kepala Sekolah (Kepsek) via pesan singkat WhatsApp (WA), Senin (3/2/2020).

Sebelumnya, bulan Desember 2019, Kepsek dimaksud menyampaikan kondisi guru sedang mengeluh terkait pencantuman gelar itu. “Katanya bayar Rp 5 juta,” jelasnya.

Selain itu, para guru yang berniat pencantuman gelar diduga membayar melalui masing-masing Koordinator Wilayah (Korwil) Disdik di tingkat Kecamatan. “Sekarang ini lah. Menggasak Korwil,” paparnya.

Ditanya sudah ada guru yang memberikannya, Kepsek ini membenarkannya. “Guru saya gak ada. Yang saya dengarnya merepet pas teleponan soal pencantuman gelar,” katanya sembari menyampaikan korwil meneleponi guru yang telah memiliki gelar.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) PTK Disdik Simalungun, Bonggua Sinaga saat ditemui di ruang kerjanya mengakui pelaksanaan pencantuman gelar mungkin belum semasanya menjabat.

“Tidak tau. Sejak saya menjabat di sini, belum ada pelaksanaan pencantuman gelar,” jelas mantan Korwil Kecamatan Sidamanik ini.

Disinggung, mengenai pencantuman gelar, para guru diduga bayar sebesar Rp 5 juta, Bonggua kembali mengaku tidak tau. “Gak tau soal pencantuman. Belum ada itu,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Elpiani Sitepu saat coba ditemui di kantornya, Senin (3/2/2020) sekira pukul 11.30 WIB tak ada. “Ke Jakarta,” kata Kabid SMP, Orendina Lingga.

Terpisah, BKPP Simalungun melalui Dipa Tarigan saat dikonfirmasi via telepon seluler, Senin (3/2/2020) sekira pukul 14.17 WIB menyampaikan tidak ada pencantuman gelar. “Gak ada sekarang ini,” ujarnya.

Menurutnya, jika ada pencantuman gelar, setelah selesai berkas dikembalikan ke Disdik Simalungun. “Kalau ada pencantuman gelar, selesai dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) kita kembalikan ke Disdik Simalungun,” tandasnya.

Informasi diperoleh saat di Disdik Simalungun, pemberkasan untuk pencantuman gelar para guru dilaksanakan sekira bulan Juli 2019 di komplek Griya Hapoltakan, Kecamatan Raya. (Zai)