GIAN Sebut Pemberitaan Negatif Terkait Lapas Siantar Bernuansa Fitnah dan Hoax  

Ketua GIAN Siantar, Bangun Pasaribu dan Sekteraris, Rocky Marbun.

Siantar, Lintangnews.com | Gerakan Indonesia Anti Narkoba (GIAN) Kota Siantar mengecam keras adanya pemberitaan negatif yang bernuansa fitnah dan hoax terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Pematangsiantar.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris GIAN Siantar, Rocky Marbun, Jumat (7/1/2021) di Sekretariat GIAN Jalan Farel Pasaribu.

Menurutnya, pengurus GIAN selaku mitra pernah melakukan kunjungan kerja ke Lapas Siantar tersebut. Dalam kunjungan itu, mereka mendapat penjelasan dari Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas), Rudy F Sianturi didampingi pejabat jajarannya.

“Pihak Lapas telah melakukan pembinaan yang kontinu dan maksimal kepada para WBP. Selain pembinaan dan edukasi keterampilan, para WBP juga ditekankan agar selalu mematuhi semua peraturan dan disiplin yang ada,” sebut Rocky meniru penjelasan Kalapas saat itu.

Selain itu, Kalapas juga mengatakan, pihak Lapas telah bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Siantar dalam program Bersinar (Bersih Narkoba).

Disamping mendapat penjelasan langsung dari Kalapas, pengurus GIAN juga diajak melihat langsung beberapa kegiatan asimilasi dan edukasi para WBP, seperti bercocok tanam sayur mayor, serta pembudidayaan ikan nila dan lele yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian (Distan) Pemkab Simalungun.

“Berdasarkan fakta-fakta itu, saya menganggap berita-berita negatif tentang WBP Lapas adalah hoax dan fitnah,” tegas Rocky.

Dia juga menambahkan, wartawan dan media yang memberitakan negatif terkait Lapas Siantar juga diragukan legimitasi keberadaannya. Sebab tidak mempunyai sertifikat Uji Kompeten Wartawan (UKW), tak ada struktur perusahaan pers, tidak berbadan hukum dan tidak terdaftar di Dewan Pers.

“Dengan beberapa hal di atas, saya berharap agar pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) khususnya Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera tidak terprovokasi dengan berita abal-abal itu,” kata Rocky mengakhiri. (Samsudin)