Gubsu Buka Tebingtinggi Agri Market dan Pameran Flora Fauna ke 6

Pembukaan Tebingtinggi Agri Market dan Pameran Flora Fauna (TAM PFF) ke 6 di Lapangan Sri Mersing.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi membuka secara resmi Tebingtinggi Agri Market dan Pameran Flora Fauna (TAM PFF) ke 6 di Lapangan Sri Mersing, Rabu (26/6/2019) malam.

Di tengah guyuran hujan, Gubsu didampingi Ketua TP PKK Sumut, Nawal Edy Rahmayadi dan rombongan juga meninjau 48 stan pameran yang menampilkan aneka tanaman, hasil pertanian dan produk olahan hasil pertanian Sumut.

Edy menyampaikan, Sumut adalah provinsi yang agraris, yang memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Karena itu, seluruh Kabupaten/Kota diajak untuk mengembangkan potensi agraris di daerah masing-masing.

“Kita majukan terus Sumatera Utara yang agraris ini. Kita kembangkan ini, lumbung pangan dan ketahanan pangan. Kita bisa lakukan ini,” katanya.

Gubsu juga menyaksikan penandatanganan kerja sama pengembangan hasil agraris antara Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Kota Tebingtinggi. Kerja sama itu mengenai pengelolaan hasil pertanian dan pembibitan.

Kerja sama tersebut, menurut Edy, sangat positif dan harus dilakukan Kabupaten/Kota lain, guna mengembangkan potensi agraris yang ada. Dirinya melihat banyak varietas yang ada di Humbahas dapat  dikembangkan oleh Kota Tebingtinggi.

“Karena Tebingtinggi adalah kota jasa, yang didukung letak geografisnya, sehingga sangat mudah orang datang kemari. Saya mengajak masyarakat Tebingtinggi untuk membangun kotanya. Dengan begitu, masyarakat Tebingtinggi juga turut serta membangun Provinsi Sumut,” paparnya.

Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan, daerahnya memiliki lahan yang terbatas. Untuk itu, pihaknya terus melakukan inovasi dalam menyukseskan pengembangan pertanian, perkebunan, maupun peternakan.

“Salah satunya melalui Agri Market yang digelar secara rutin. Agri Market merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan visi dan misi Tebingtinggi sebagai kota jasa dan kota perdagangan,” kata Umar Zunaidi.

Sementara Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian, Erizal Jamal mengatakan saat ini ada 1.417 varietas lokal yang sudah terdaftar dari seluruh Indonesia.

Di Sumut, sudah ada tanda daftar 56 varietas lokal. Pisang Kepok Keling, yang merupakan varietas asli Tebingtinggi adalah tanda daftar varietas lokal terbaru dari Sumut.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Sekda Sumut, Sabrina, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) Wiwiek Sisto Widayat, Forkopimda, Sekda Tebingtinggi, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Soekirman dan undangan lainnya. (purba)