Harga Bahan Pokok Cenderung Naik, Disperindag Simalungun Gelar Pasar Murah

Salah seorang ibu di Kecamatan Jorlang Hataran pembeli pasar murah Disperindag Simalungun.

Simalungun, Lintangnews.com | Perkembangan harga di pasar cenderung naik, membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Simalungun menggelar pasar murah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindag (Kadisperindag), Harmiden Saragih, Rabu (8/4/2020) menyangkal kebenaran informasi yang telah beredar.

Sebelumnya, dikutip dari laman facebook Binmas Polres Simalungun, jika Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Tiga Balata menyebutkan, mengawal pembagian sembako (sembilan bahan pokok) yang dilakukan Disperindag Simalungun pada masyarakat Kelurahan Balata.

Ada pun sembako yang dibagikan Disperindag di loads Pekan Tiga Balata yakni, berupa gula pasir 1 kg plus 1 liter minyak makan.

“Iya kita hanya subsidi harga. Jadi bukan bagi-bagi sembako. Itu karena harga gula pasir dan minyak makan cenderung naik di pasar,” terang Harmiden.

Menurutnya, pasar murah di Kecamatan Jorlang Hataran tidak hanya di Kelurahan Balata, tetapi juga di Nagori Sampuran.

“Disana kemarin ada 2 titik. 1 di Kelurahan Balata dan 1 lagi Nagori Sampuran. Pasar murah bukan bagi-bagi. Per paket kita jual Rp 12.000,” ungkapnya.

Dikatakan Harmiden, harga paket yakani, 1 kg gula pasir plus 1 liter minyak makan di pasar cenderung naik yakni Rp 30 ribu. “Jadi kita subsidi Rp 18 ribu per paket,” ucapnya.

Tidak hanya di Kecamatan Jorlang Hataran, pasar murah juga digelar di Kecamatan Purba, Raya, Gunung Maligas, Sidamanik dan lainnya.

“Kemari di Kecamatan Jorlang Hataran, tepatnya di Nagori Sampuran dan Kelurahan Balata, kita jual 1.000 paket. Per lokasi ada 500 paket,” tukas Harmiden. (Zai)