Himapsi dan GPS Demo Penghentian Pembangunan Tugu Sangnaualuh

Massa saat melakukan aksi demo di Kejari Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Pemuda Simalungun (Himapsi) dan Gerakan Patunggung Simalungun (GPS) menggelar aksi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Siantar.

Dalam aksi yang digelar Senin (11/3/2019), massa meminta pihak Kejari dan Polres untuk memproses penghentian pembangunan Tugu Sangnaualuh di Lapangan Adam Malik pada 2018 lalu, karena terindikasi merugikan keuangan negara

Dedi Wibowo selaku Kordinator Aksi menyatakan, Pemko Siantar yang mengeluarkan kebijakan pemindahan berulang kali lokasi pembangunan Tugu Sangnaualuh telah menciptakan permasalahan yang berkepanjangan.

Dalam perpindahan lokasi berulang kali yang dilakukan Pemko Siantar itu telah menista dan menghina leluhur Simalungun.

“Kali ini jelas sangat jelas leluhur Simalungun tidak lagi dihargai atas perjuangan dan pengorbanan untuk Kota Sapangambei Manoktok Hitei,” ucap Dedi.

Menurut Dedi, Pemko Siantar harus bertanggung jawab atas gagalnya pembangunan Tugu Sangnaualuh karena diduga merugikan kerugian negara.

Aksi demo yang berlangsung di depan Polres Siantar.

“Kami mendesak pihak penegak hukum mengusut tuntas adanya kerugian negara terkait pembangun Tugu Sangnaualuh yang batal berdiri di Lapangan Adam Malik,” sebutnya.

Aksi yang digelar di depan kantor Kejari, Jalan Sutomo, Kecamtan Siantar Barat itu disambut langsung Kasi Intel, Bas Faomasi Jaya Laia dan mengatakan mengenai Tugu Sangnaualuh, pihaknya akan melihat dulu bahwa pembayaran yang dilakukan dinas atas pihak ketiga.

“Kami akan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan dinas yang terkait,” sebut Bas.

Menurut Bas, dikarenakan masih dalam proses audit tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut), sehingga pihaknya tidak mengambil tindakan ke penyelidikan.

“Jadi kalau ada laporannya, baru dari situ kami tindak lanjuti untuk melakukan penyelidikan,” tandas Bas mengakhiri.

Sementara, pihak Polres Siantar juga menampung aspirasi yang disampaikan Himapsi dan GPS. (irfan)