Ibu Sedang Perwiritan, Seorang Anak di Bandar Huluan Meninggal Dunia Kesetrum

Korban saat disemanyamkan di rumah duka dan disaksikan petugas Kepolisian.

Simalungun, Lintangnews.com | Muhammad Fikri Al Habib (11) pelajar warga Huta VII Lamidur Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun ditemukan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik atau kesetrum.

Naas dialami korban pada Kamis (20/2/2020) sekira pukul 15.30 WIB di bengkel tempel ban milik Suheri Saragih ayah kandungnya di Huta VII Lamidur Nagori Tanjung Hataran.

Sementara ibu kandung korban dikabarkan saat itu tengah mengikuti kegiatan perwiritan. Sementara abang kandung korban Wahyu (15) pelajar sedang mengarit rumput.

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu melalui pihak Humas Polres, Jumat (21/2/2020) mengatakan, Kamis (20/2/2020) sekitar pukul 14.30 WIB, Wahyu tiba di rumahnya pulang mengarit rumput, melihat korban sudah meninggal dunia dalam keadaan tidur terlentang.
Dan di paha kanan korban yang terbakar terdapat alat tempel ban yang menggunakan arus listrik.

Melihat hal itu, Wahyu memanggil saksi Poniran dan warga sekitar, kemudian datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya warga membawa korban ke dalam rumah untuk disemayamkan, kemudian Wahyu menjemput ibunya dari perwiritan.

“Diduga korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik. Ini akibat kelalaian korban pada saat menempel ban sepeda miliknya dengan alat tempel ban yang menggunakan arus listrik,” tukas pihak Humas. (Rel/Zai)