Ini Asal Usul Lahan Sitahoan Dikuasai Pengusaha LS Versi Pangulu Sipangan Bolon Induk  

Bangun rumah mirip villa diatas lahan Sitahoan disebut milik pengusaha berinisial LS.

Simalungun, Lintangnews.com | Pangulu Nagori Sipangan Bolon Induk, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sahan Sinaga menjelaskan lahan seluas sekira 500 an hektar di Sitahoan yang dikuasai oknum pengusaha berinisial LS.

“Awalnya sudah ada surat penyerahan tanah dari keluarga Karben Sinaga ke pihak keluarga Jabanten Damanik,” ucapnya, Senin (11/11/2019).

Selanjutnya, pihak Jabanten Damanik melakukan jual beli ke LS. Sementara yang lain memakai jual beli melalui akta notaris. Ini artinya LS mengusahai atau menguasai lahan itu dengan memakai sistim jual beli. Baik perjanjian antar pihak dan akta notaris.

Sahan menuturkan, ini sudah sesuai prosedur menurut asal usul tanah. Dia mengatakan, lahannya tak semua di Nagori Sipangan Bolon Induk, namun ada juga di Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Sementara di Nagori Sipangan Bolon sesuai surat pihak Jabanten Damanik.

“Sekitar 153 hektar ditambah dari jual beli yang lain antar pihak. Artinya masih pegang surat perjanjian antar pihak,” tulis Sahan via WhatsApp (WA).

Mengenai luas lahan enclave Sitahoan sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan di Kelurahan Girsang dan Nagori Sipangan Bolon Induk, Sahan menuturkan, mencapai 487,5 hektar.

Disinggung apakah ada lahan Sitahoan yang dimiliki oknum pengusaha inisial LS terjadi transaksi di bawah tangan atau transaksi jual beli di luar lahan enclave, Sahan mengaku, kurang mengetahuinya.

“Bawah tangan belum didaftarkan. Jadi ga tau berapa.  Kalau tidak salah kira-kira 76 Surat Keterangan Tanah (SKT). Itu jual beli antara pihak Jabanten dengan LS 153 hektar,” ungkapnya.

Dirinya juga tidak mengetahui jika pengusaha LS dan MN melakukan transaksi di notaris Medan.

“Kurang tau notaris Medan buat akta yang mana. Inisial MN sudah ganti juga ke LS. Kayaknya itu pakai notaris. Gak tau apa nama notarisnya,” tukas Sahan. (Zai)