Ini Cerita Masa Kecil Nur Hasim di Kampung Halamannya

Pasangan Balon Bupati Simalungun, Nur Hasim bersama Wakil Bupati, Tumpak Siregar.

Simalungun, Lintangnews.com | Bakal Calon (Balon) Bupati Simalungun, Mujahidin Nur Hasim dalam deklarasi yang dilakukan usia perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H bercerita tentang masa kecilnya di Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Senin (3/8/2020) kemarin.

IKLAN

Bagi Nur Hasim, masa paling yang tidak pernah bisa dilupakan saat di kampung halamannya. Karena itu adalah masa yang paling bahagia baginya.

Dia menuturkan, saat itu bisa meminta apa saja kepada orang tuanya maupun abang-abangnya. Ketika masih Taman Kanak-Kanak (TK), Nur Hasim tidak mau memakai mobil jemputan.

“Saya TK di Bangun 13 di Simpang Serapuh. Kalau ke sekolah itu biasanya ada jemputan TK, Abah menyuruh saya bangun karena ada mobil jemputan, tetapi saya tidak mau. Karena saya maunya Abah yang mengantarkannya ke sekolah,” cerita Hasim pada Anggota DPR-RI dari Partai Demokrat, Hinca Panjaitan saat di atas panggung.

Dia menuturkan, sempat Abahnya tidak mau mengantar dirinya ke sekolah. “Karena merajuk akhirnya Abah pun mengantarkannya ke sekolah dengan naik ke tangki sepeda motor sambil nyanyi,” kata Nur Hasim sembari diikuti gelak tawa masyarakat yang hadir dalam kegiatan itu.

Nur Hasim bercerita, dirinya sempat bersekolah di SD Negeri 01 Nagori Bangun, SMP Swasta Sultan Agung Siantar dan SMA Sultan Agung sebelum akhirnya pindah ke SMA Alqoria Nagori Bangun. (Rel)

IKLAN