Jembatan Bailey Pondok 8 Ambruk Lagi, Gusmiyadi Nilai Pemprovsu Gagal

Anggota DPRD Sumut Komisi B, Gusmiyadi di lokasi jembatan bailey yang ambruk.

Simalungun, Lintangnews.com | Anggota DPRD Sumatera Utara Komisi B, Gusmiyadi, menilai Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) gagal.

Ini karena jembatan bailey di Pondok 8 Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun ambruk lagi.

Penilaiannya itu disampaikan Gusmiyadi, Senin (23/3/2020) saat meninjau lokasi ambruknya lagi jembatan bailey itu.

Dikatakan politisi Partai Gerindra ini kedatangannya ke lokasi mewakili kekecewaan masyarakat.

Pasalnya, Pemprovsu melalui Dinas Bina Marga dan Konstruksi (DBMBK) Sumut belum sanggup menyelesaikan pembangunan jembatan penghubung Kota Siantar ke Tanah Jawa itu.

“Saya kira pemerintah sudah melakukan proses analisa terhadap apa yang terjadi. Kemudian kita lihat hari ini jembatan bailey yang dibangun menggunakan APBD itu putus kembali,” tukas Gusmiyadi.

Dia menuturkan, ini lah alasan pihaknya menilai pemerintah dianggap gagal. Ini mengingat besar biaya yang dikucurkan untuk pembangunan jembatan bailey itu.

Gusmiyadi menegaskan, meskipun dirinya bukan di komisi mitra kerja Dinas BMBK Sumut, akan menyampaikan hal ini pada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi untuk menyampaikan kekecewaan.

“Sikap ini akan saya sampaikan untuk menunjukkan kekecewaan yang dikerjakan pemerintah,” tukas mengakhiri. (Zai)