Kapolres Taput Himbau Masyarakat Waspadai Bisnis Online

Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu S Simare-mare.

Taput, Lintangnews.com | Maraknya penipuan bisnis online saat ini di Indonesia dilakukan dengan berbagai cara, sehingga membuat masyarakat resah dan telah banyak korban materi maupun korban lainnya.

Korban umumnya terlena dengan janji-janji pemilik bisnis online yg sangat wow alias sangat menguntungkan. Ini membuat korban terobsesi dengan bisnis tersebut. Dan tanpa berpikir panjang, mereka menuruti segala persyaratan yang dibuat pemilik online tersebut.

Misalnya arisan online, dimana warga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) sudah banyak tertipu dengan bisnis tersebut. Akibatnya para korban mengalami kerugian puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Melihat kondisi ini yang sudah meresahkan masyarakat itu, akhirnya Kapolres Taput,  AKBP Horas Marasi Silaen angkat bicara melalui Kasubbag Humas, Aiptu S Simare-mare.

Kapolres menghimbau agar masyarakat Taput khususnya, jangan cepat terlena dengan bisnis online yang sangat terkordinir dan sulit dilacak keberadaannya. “Masyarakat harus betul-betul waspada memberantas hal tersebut,” sebut Simare-mare, Rabu (22/5/2019).

Menurutnya, baru-baru ini ada modus baru dipakai pemilik akun, dengan memperalat lambang salah satu intansi pemerintah untuk memperdayai keyakinan korban.

“Seperti yang telah terjadi di daerah Lampung baru-baru ini, modusnya lelang mobil berbagai merek, dengan harga bervariasi dari puluhan juta sampai ratusan juta rupiah. Memang di Taput belum ada korban, tetapi kita perlu diwaspadai agar tak terjadi hal-hal yang merugikan,” papar Simare-mare mengakhiri. (gihon)