Kenaikan Pupuk Bersubsidi di Samosir Sesuai Permentan Nomor 49 Tahun 2020

Samosir, Lintangnews.com | Harga pupuk bersubsidi naik secara nasional dan ini sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 49 Tahun 2020 tanggal 30 Desember 2020.

Seperti jenis Urea Rp 2.250 per kg dan per karung Rp 12.500, ZA Rp 1.700 kg dan per karung Rp 85.000, SP-36 Rp 2.400 per kg dan per karung Rp 120.000, Phonska Rp 2.300 per kg dan per karung Rp 115.00 dan Petroganik Rp 800 per kg dan per karung Rp 3.200.

Hal ini dikatakan Distributor Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Samosir, Hemat Sagala, Kamis (11/2/2021) di Pangururan.

Sebelumnya harga lama pupuk Urea Rp 1.800 per kg, ZA Rp 1.400 per kg, SP-36 Rp 2.000 per kg, Phonska Rp 2.300 per kg dan Organik Rp 500 per kg.

“Jadi disini kita perlu objektif dalam menyikapi informasi, sehingga dapat dipahami publik, bahwa kenaikan tidak semata-mata sepihak dari distributor,” ungkap Hemat.

Daftar harga pupuk bersubsidi yang lama dan baru.

Lanjutnya, apabila ada tambahan seperti biaya angkut yang dilakukan pihak kios pengecer, juga harus ada kesepakatan dengan kelompok tani di daerah masing-masing. Kemungkinan biaya pengangkutan agak jauh di pelosok, maka bervariasi.

“Intinya harus ada kesepakatan bersama di antara poktan sebagai konsumen sebagai pengguna dan surat perjanjian harus dilampirkan, sehingga kita boleh memberikan pupuk subsidi sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang dapat dipertanggungjawabkan ke produsen,” ucap Hemat mengakhiri.

Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Pemkab Samosir, Viktor Sitinjak membenarkan kenaikan pupuk subsidi yang dilakukan kios pengecer di daerah itu.

“Sebenarnya sudah aturan dari Permentan Nomor 49 Tahun 2020 mengenai kenaikan itu,” papar Viktor via telepon seluler. (Tua)