Kerusakan Jalinsum di Tobasa Dinilai Warga Sebagai Rambu Jalan

Kondisi Jalinsum di Kecamatan Lumban Julu, Tobasa yang mengalami kerusakan.

Tobasa, Lintangnews.com | Tak kunjung diperhatikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Balai Jalan, membuat warga Lumbanjulu Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan pengemudi menyebutkan, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang rusak sebagai rambu jalan.

Ini seperti dikatakan salah seorang warga Kecamatan Lumbanjulu, Olo Sirait. Menurutnya, sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, sekitaran Danau Toba, salah satunya Kabupaten Tobasa seharusnya sarana infrastruktur sudah harus dipermulus, untuk meningkatkan minat kunjungan wisata.

“Terlebih Jalinsum di Tobasa merupakan aset jalan yang menuju beberapa Kabupaten sekitaran Danau Toba harusnya mendapat perhatian ekstra, untuk peningkatan pariwisata,” terang Olo, Minggu (7/7/2019).

Lanjut Olo, jalinsum yang rusak di Lumban Julu ada juga dampak positifnya. Pasalnya, dengan rusak parahnya kondisi jalan membuat pengendara mobil dan sepeda motor lebih berhati-hati saat melintas, sehingga tingkat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menjadi minim atau dapat teratasi.

“Meskipun dengan kondisi jalan yang rusak parah akan mengurangi kunjungan wisata, namun tingkat kecelakaan dapat menurun. Hal ini menjadi sesuatu nilai aplus yang sangat bagus, bisa dibilang jalan rusak sebagai rambu jalan,” pungkas Olo.

Terpisah, salah seorang pengemudi mobil, Andi mengaku, kerusakan Jalinsum di Lumbanjulu bisa membuat bamper kendaraannya rusak, sebab terlalu dalamnya lubang yang menganga.

“Lebih parah lagi jika turun hujan di malam hari, maka lubang tidak kelihatan tertutup air hujan. Semoga saja Pemprovsu mau memperbaiki jalan itu, agar pengguna merasa nyaman, terlebih pengendara sepeda motor,” kata Andi. (asri)