KPUD Tebingtinggi Musnahkan Surat Suara Rusak dan Distribusikan Logistik Pemilu

Proses pemusnahan surat suara yang rusak.

Tebingtinggi, Lintangnews.com |  Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tebingtinggi melakukan pemusnahan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak yang rusak.

Ini sekaligus pelepasan logistik Pemilu menuju ke tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) 5 Kecamatan di Kota Tebingtinggi, Rabu (16/4/2019).

Tampak hadir dalam pemusnahan surat suara itu, Ketua Bawaslu, Huriadi Pangabean, Harirayani, Kajari Tebingtinggi Muhammad Novel, Pabung 0204/DS Mayor Inf Robert Sinaga, Brimob Detasemen B Tebingtinggi dan jajaran, personil Polres Tebingtinggi, Komisioner KPUD Emil Sofyan, Rudi Herwin, Muklis Mukhtar dan Johan Wahyudi, serta Komandan Koramil 13, Kapten PM Simanjuntak.

Ketua KPUD Tebingtinggi, Abdul Khalik mengatakan, jumlah kertas suara yang dimusnahkan semuanya total 2.890 lembar. Dengan rincian surat suara DPR RI sebanyak 390 lembar, DPD 834 lembar, DPRD Provinsi 305 lembar, DPRD Kabupaten/Kota Dapil III 128 lembar, Dapil II 806 lembar dan Dapil I 364 lembar, serta dan Pilpres 63 lembar.

Selain pemusnahan, menurut Abdul Khalik, pihaknya juga melepaskan logistik Pemilu Serentak menuju PPK dengan pengawalan dari pihak Kepolisian dan Bawaslu Tebingtinggi.

Selanjutnya sebelum memasukkan hari pelaksanaan pencoblosan, logistik itu akan diteruskan ke  514 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebardi seluruh wilayah Tebingtinggi.

Huriadi Panggabean didampingi Harirayani menuturkan, pelaksanaan pemusnahan kertas surat suara yang rusak sudah dilakukan dengan mendapatkan pengawasan dari pihak Bawaslu Tebingtinggi.

“Begitu juga dengan pelepasan logistik Pemilu ke tingkat PPK dilakukan dengan pengawasan oleh Panwaslu Kecamatan,” ucap Panggabean. (purba)