KTP Guru Honorer Dikumpulkan, Disdik Simalungun Beralasan untuk Kepentingan BPK

Screenshot pesan singkat berantai Disdik Simalungun kepada Korwil Pendidikan di Kecamatan.

Simalungun, Lintangnews.com | Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) masing-masing guru honorer di Kabupaten Simalungun yang menerima bantuan pangan Covid-19 (Corona Virus Disease) sedang dikumpulkan untuk kepentingan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Iya foto copy KTP dikumpulkan bagi honorer yang mendapatkan bantuan pangan Covid-19,” ungkap Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan salah satu Kecamatan melalui sambungan telepon seluler, Senin (26/10/2020) malam.

Pengumpulan foto copy masing-masing guru honorer yang menerima bantuan pangan Covid-19 dilakukan Korwil Pendidikan di tingkat Kecamatan se Kabupaten Simalungun.

“Kami hanya diperintahkan untuk mengumpulkan foto copy KTP guru honorer yang menerima bantuan pangan Covid-19. Dan baru tadi ada perintah itu disampaikan. Dinas Pendidikan (Disdik) lah yang memerintah,” sebut Korwil ini

Setelah foto copy KTP masing-masing guru honorer dikumpulkan, selanjutnya diserahkan ke bidang Pendidikan Tenaga Kependidikan (PTK).

“Kalau batas penyerahannya, besok (hari ini) ke bidang PTK. Itu bagi Korwil yang sudah mengumpulkan foto copy masing-masing guru honorer,” bebernya sembari minta identitasnya dirahasiakan.

Diketahui, pendistribusian bantuan pangan kepada para guru honorer dilakukan di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Simalungun di Jalan Asahan Km 6, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar.

“Kalau pendistribusian bantuan pangan Covid-19 itu sekitar bulan Juni lalu. Itu lah yang kita jumpa di posko Covid-19 Jalan Asahan saat pendistribusiannya,” paparnya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) PTK Disdik Simalungun, Bonggua Sinaga saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, mengakui pengumpulan foto copy KTP guru honorer itu tidak bermasalah.

“Tidak masalah itu. Saya tanya Kepala Seksi (Kasie), KTP para guru honorer itu diminta BPK untuk penyesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK),” jelas Bonggua. (Zai)