Marak Isu SARA Tak Goyahkan Masyarakat Siantar Pilih Jokowi-Ma’ruf

Ketua DPD Partai NasDem Kota Siantar, Frans Herbert Siahaan. 

Siantar, Lintangnews.com | Dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 antara Pemilihan Legislatif (Pileg) tingkat DPR RI sampai DPRD Kabupaten/Kota yang serentak dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), DPD Partai NasDem Kota Siantar intens mengkampanyekan pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) kepada masyarakat Siantar.

“Pesan Surya Paloh selaku Ketua Umum Partai NasDem menyampaikan agar memenangkan Jokowi-Ma’ruf terlebih dahulu, baru menangkan Partai NasDem. Itu motto kami. Artinya di atas segala kepentingan partai, kami mendahulukan kemenangan Jokowi-Ma’ruf,” sebut Ketua DPD Partai NasDem Siantar, Frans Herbert Siahaan saat berbincang dengan lintangnews.com, Senin (4/3/2019).

Frans Herbert tidak memungkiri bahwa dirinya bersama pengurus lainnya terus berusaha memenangkan partainya. Namun kemenangan pasangan nomor urut 01 itu yang lebih utama di Pilpres mendatang.

“Kemarin sewaktu rapat di DPP Partai NasDem, Surya Paloh menegaskan kepada kami untuk serius memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Karena tanpa kemenangan Jokowi-Ma’ruf, maka kemenangan Partai NasDem tidak berarti apa-apa,” ungkap Frans Herbert yang kali ini kembali menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD Siantar dari Daerah Pemilihan (Dapil) III.

Dijelaskan Frans Herbert , amanat dari Surya Paloh telah disampaikan kepada seluruh Caleg dari Partai NasDem Siantar. Ini termasuk seluruh pengurus agar terjun langsung kepada masyarakat menyampaikan visi misi Jokowi-Ma’ruf.

“Begitu juga dengan Caleg dari Partai NasDem Siantar, kita minta lebih dahulu mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf, baru mengkampanyekan dirinya kepada masyarakat. Artinya kita serius berjuang menangkan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres ini,” tutur anggota Komisi II DPRD Siantar ini.

Sambungnya, sebagai contoh keseriusan Partai NasDem, jargon ‘Jokowi Presiden ku, NasDem Partaiku’ telah lama dikumandangkan. “Didahulukan bahasa ‘Jokowi Presidenku, baru NasDem Partaiku’. Hal ini juga bukti bahwa Partai NasDem ingin tunjukkan kepada masyarakat, partai kami pendukung Jokowi-Ma’ruf,” ucap Frans Herbert.

Di Siantar, Frans Herbert optimis kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres nantinya berkisar di atas 60 persen dari pasangan nomor urut 2.

“Ketika turun ke masyarakat, tanpa kita tanya, mereka (masyarakat) tak malu menyatakan dukungan pada Jokowi-Ma’ruf. Malah masyarakat yang tak tau, akan bertanya kepada saya dukung Jokowi-Ma’ruf atau tidak. Kalau dukung yang satu lagi, kami tidak mau,” ucap Frans Herbert menirukan ucapan masyarakat kepada dirinya.

Lanjutnya, isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) yang santer muncul di Pilpres kali ini, menurut Frans Herbert hal ini tak terlalu berarti di Siantar. Ini mengingat masyarakat Siantar yang cukup majemuk.

“Kita bicara Siantar ya, kalau daerah lain bisa saja itu berdampak. Warga Siantar ini rata-rata cara berpikirnya sudah cerdas, sehingga tidak gampang terpengaruh dengan isu SARA. Siantar sebagai salah satu kota toleran dan merupakan sebuah bukti kedewasaan berpikir masyarakatnya,” ujarnya.

Hanya saja, Frans Herbert tak menampik bahwa Partai NasDem dan partai lainnya pendukung Jokowi-Ma’ruf terus berkoordinasi untuk menjaga kemenangan pasangan itu di Siantar.

“Soal Alat Peraga Kampanye (APK) Jokowi-Ma’ruf telah kita buat. Hanya saja kita terus kordinasi ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Itu soal APK, namun kampanye door to door sejak tahun lalu telah dilakukan untuk meraup suara buat Jokowi-Ma’ruf,” tutup Frans Herbert. (elisbet)