Siantar, Lintangnews.com | Ratusan warga hadiri reses yang dilakukan Anggota DPRD Siantar, Jani Apohan Saragih, bertempat dikomplek salah satu sekolah dasar di Jalan Kain Suji, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Jumat (13/12/2019).
Dalam kesempatan itu, ada sejumlah topik yang hangat disampaikan warga, mulai dari BPJS, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), infrastruktur serta pelaksanaan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
Salah seorang warga bermarga Sijabat mempertanyakan kenaikan tarif BPJS. “Hanya saja kalaupun tarifnya naik, namun maunya pelayanannya juga ditingkatkan bukan malah sebaliknya. Kadang kita berobat di klinik karena pakai BPJS, seperti tak serius dilayani,” keluhnya di depan salah seorang perwakilan BPJS Hendra Lubis yang kebetulan hadir dalam reses ini sebagai pembicara.
Masih di topik BPJS, warga bermarga Rajagukguk berharap, pemakaian BPJS bisa dipakai dimana saja bukan hanya di lokasi tempat tinggal peserta.
“Kami sebagai warga, berharap BPJS dipakai dimana saja selama di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sebutnya.
Menanggapi hal ini, Hendra Lubis perwakilan BPJS Kota Siantar menyampaikan, terkait keluhan baik di klinik maupun rumah sakit bisa disampaikan pada pihaknya melalui ruang pengaduan peserta.
“Kalau misalkan bapak/ibu tidak nyaman dirawat di tempat pertama, misalnya dirawat di Puskesmas A atau Klinik A, bisa dilakukan pindah tempat ke Puskesmas atau Klinik lainnya. Tetapi dengan syarat minimal terdaftar 3 bulan di Puskesmas sebelumnya,” terangnya.
Sambungnya, warga yang terdaftar di Puskesmas atau Klinik, BPJS membayarkan biaya seperti aplikasi.
“Jadi kalau bisa nanti bapak/ibu dimana-mana berobat, maka BPJS tidak tau membayarkan kemana, sehingga dilakukan di satu tempat sesuai pilihan. Kalau mau berobat keluar daerah memakai BPJS sebenarnya bisa dilakukan maksimal 3 kali, namun bukan untuk meminta surat rujukan,” ujarnya.
Selain persoalan BPJS, warga juga mempertanyakan perihal bantuan PKH dan sejumlah usulan perbaikan infrastruktur serta Siskamling.
Jani Apohan Saragih dalam pemaparannya menyampaikan, kegiatan reses ini merupakan sebuah tanggung jawab untuk menampung aspirasi dari konstituen.
“Segala aspirasi yang disampaikan, kami akan mengawal aspirasi ini. Baik di Musrenbang kelurahan sampai di tingkat Kecamatan,” sebut anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Siantar ini.
Soal pembuatan Siskamling, anggota Komisi I DPRD Siantar ini mendukung penuh akan hal itu.
“Demi terciptanya keamanan dan ketertiban, gagasan Siskamling merupakan usulan yang tepat. Mungkin nanti Kelurahan Bane bisa jadi contoh bagi Kelurahan lainnya dalam Siskamlingnya,” ujarnya.
Disebutkannya, jika ada aspirasi yang tertinggal dari masyarakat, dirinya siap menampung dengan batas waktu dua atau tiga hari ini.
“Siap menerima aspirasi melalui WhatsApp (WA) atau SMS, jika ada aspirasi yang tertinggal baik soal infrastruktur atau hal lainnya,” tutup Jani Apohan.
Hadir dalam reses itu, Frengki Boy Saragih anggota DPRD Siantar dari Fraksi Partai NasDem, Matondang yang merupakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bane dan perwakilan dari PKH. (Elisbet)


