Musda ke IV MUI Siantar, Peran Ulama Sangat Dibutuhkan  

Pelaksanaan Musda MUI Kota Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Dengan mengusung tema ‘Menguatkan Peran MUI untuk meningkatkan kualitas umat’ dan melahirkan beberapa rekomendasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Siantar gelar Musyawarah Kerja (Musda) ke IV.

Musda dibuka Wali Kota Siantar, Hefriansyah diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Zubaidi itu berlangsung di Sinabung Hills, Kota Berastagi Kabupaten Karo, Sabtu (23/10/2021).

Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Umum MUI Pusat, Amirsyah Tambunan, Ketua MUI Sumut, Maratua Simanjuntak dan Ketua MUI Kabupaten Karo, Fakhry Samadin Tarigan.

Ketua Pelaksana, Zainal Siahaan mengatakan, peserta Musda terdiri dari Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan Harian, Pimpinan dan anggota serta DP MUI Kecamatan sebanyak 85 orang.

Pj Sekda dalam sambutannya menyampaikan,  MUI merupakan wadah para ulama  yang tidak hanya terbatas berbicara soal keagamaan. Namun, berperan dalam masalah kemanusiaan, berbangsa, dan bernegara. Bahkan, keberadaan MUI harus berbanding lurus dengan kemajuan dan kondisi negara ini.

Sinergitas Pemko Siantar dan MUI dikatakan sangat penting agar tetap terjalin. Karena, banyak persoalan keagamaan yang cukup menyita waktu, perhatian, serta tenaga yang tidak dapat diselesaikan Pemko Siantar saja. Sehingga peran ulama sangat dibutuhkan.

”Program-program MUI ke depannya harus bisa menjangkau seluruh komponen masyarakat serta mengakomodir hal-hal baru yang tumbuh dan berkembang, mengingat dunia ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak cepat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Siantar, M Ali Lubis mengatakan, pelaksanaan Rakerda di Berastagi juga sebagai ajang silaturahim untuk mengharapkan ridho Allah SWT. Namun, hasil Rakerda diminta tidak  muluk-muluk agar mudah dilaksanakan.

“Hasil Rakerda cukup sederhana saja tapi bisa menjangkau umat Islam hingga ke pinggiran kota agar seluruh umat Islam merasakan kehadiran MUI,” ujarnya.

Sambutan lainnya juga disampaikanMaratua Simanjuntak yang mengatakan, MUI Siantar merupakan salah satu paling menonjol di Sumut. Untuk itu, berbagai kegiatan yang sudah baik perlu ditingkatkan kembali.

Usai acara pembukaan, Musda MUI Siantar dilanjutkan dengan seminar dengan menampilkan AmirsyahTambunan sebagi nara sumber dengan materi ‘Strategi dan peran umat Islam dalam Pemilu 2024’.

Kemudian, Haris Prawoto dari Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar  dengan materi ‘Kebijakan Pengembangan Keuangan Syariah Bank Indonesia’. Seminar diwarnai dengan berbagai tanya jawab.

Usai seminar, Musda yang dipimpin Bendahara MUI Siantar, Badri Kalimantan sebagai Ketua Stering Comite, dilanjutkan dengan rapat pleno untuk merumuskan program seluruh komisi tahun 2022.

Dilanjutkan dengan  penyerahan cendramata kepada seluruh undangan. Dan, malam itu juga dilakukan penutupan dengan melahirkan berbagai rekomendasi.

Lalu, Minggu (24/10/2021) subuh, pengurus MUI Pusat dan MUI Siantar melakukan sholat subuh berjemaah di 2 Masjid di Kota Berastagi. Sekaligus melakukan ceramah diikuti seluruh peserta Musda MUI Kota Siantar didampingi pengurus MUI Kabupaten Karo dan ummat Islam dari Berastagi. (Elisbet)