Pangulu Balimbingan Bantah Sewakan Molen Milik Nagori Sebesar Rp 2,5 Juta

Pangulu Nagori Balimbingan, Jan Waris Gultom.

Simalungun, Lintangnews.com | Pangulu Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Jan Waris Gultom menolak uang tanda tangan serah terima penyedia jasa (rekanan) proyek yang telah selesai dikerjakan.

“Kalau proyeknya dekat seputaran Simpang Tangsi. Ditolak uang teken (tanda tangan) serah terima karena Rp 100 ribu,” ungkap seorang sumber saat ditemui kemarin, Senin (9/12/2019).

Namun, untuk uang sewa molen dan dipakai selama proses pengerjaan proyek diterima Jan Waris yang masih menjalani 3 bulan sebagai Pangulu terhitung sejak dilantik bulan Agustus 2019.

“Uang sewa molen diterima. Langsung Pangulu yang menerima. Molennya itu dipakai selama proses pengerjaan. Kalau biaya sewa molennya sebesar Rp 2,5 juta,” jelas sumber.

Selain itu, molen yang disewa dari Pangulu dipakai selama 10 hari. “Per hari Rp 250 ribu. Dipakai selama 10 hari,” tukas sumber dan mengaku serah terima belum diteken.

Jan Waris Gultom saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Selasa (10/12/2019) sekira pukul 13.29 justru sempat balik bertanya. “Kok tau? Dari mana tau?,” tanyanya.

Ditanya apakah benar menolak uang teken serah terima sebesar Rp 100 ribu, Jan Waris membenarkan dan mengaku telah menekennya. “Iya. Sudah diteken,” jawabnya.

Disinggung mengenai uang sewa molen Rp 2,5 juta diterima, Jan Waris menegaskan, bukan sebesar itu jumlahnya. “Itu sewa molen bukan Rp 2,5 juta tetapi Rp 225 ribu per hari,” ucapnya.

Menurutnya, molen tersebut bukan milik Nagori. Melainkan milik Edi Sinaga. “Itu milik Edi. Disewa melalui saya. Jadi dibayar melalui saya,” imbuhnya lalu menjelaskan, Edi dimaksud bukan warganya. (Zai)