Panwaslu Sigumpar Tertibkan APK Tidak Sesuai Aturan

Penertiban Alat Peraga Kampanye tidak sesuai aturan di Sigumpar.

Tobasa, Lintangnews.com | “Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai aturan dipasang dan ditempelkan di pohon, jelas telah melanggar PKPU RI Nomor 23 Tahun 2018 pasal 31 ayat 2 huruf h,” sebut Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Juniat Sitorus, melalui Ketua Panwaslu Kecamatan Sigumpar, Baluntung Siagian, Jumat (22/2/2019) kemarin.

Menurutnya, penertiban APK dilakukan sesuai PKPU Nomor 23 Tahun 2018 pasal 31 yang perlu diketahui para Calon Legislatif (Caleg) agar tidak sembarangan memasangnya.

APK dimaksud dilarang ditempel di tempat umum misalnya, rumah ibadah termasuk halaman, Rumah Sakit (RS) atau tempat pelayanan kesehatan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung dan sekolah), jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan,sarana dan prasarana publik serta ditaman dan pepohonan.

“Namun kita tidak berani bertindak sendiri,. Penertiban yang dilakukan di Kecamatan Sigumpar bersama Satuan Pamong Praja (Satpol PP). Pembongkaran dilakukan setelah kita perlihatkan APK mana saja yang melanggar aturan. Kemudian Satpol PP melakukan pembongkaran,” terang Baluntung .

Terpisah, Ketua Bawaslu Tobasa, Juniat Sitorus mengatakan, penindakan penertiban yang dilaksanakan di Kecamatan Sigumpar memang sesuai arahan pihaknya.

“Sebelum dilakukan penindakan APK secara serentak dan keseluruhan di Tobasa yang melibatkan Kepolisian, Satpol PP dan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya, kita mengarahkan kepada Panwaslu Kecamatan, yang memiliki Satpol PP di Kecamatan agar melakukan penindakan lebih dahulu,” paparnya, Sabtu (23/2/2019).

Juniar menuturkan, terkait penindakan APK yang agak terlambat sesuai jadwal yang telah ditentukan, disebabkan banyaknya kegiatan di Bawaslu Provinsi Sumatera Utara.

“Sudah seminggu Komisioner Bawaslu Tobasa mengadakan pertemuan di Provinsi Sumatera Utara. Kemungkinan Senin (25/2/2019) kita kembali dari Medan untuk selanjutnya menyusun agenda penindakan APK,” terang Juniat melalui telepon seluler. (asri)