Pemdes Pintu Bosi dan PT TPL Jalin Kerja Sama Pembangunan Jalan

Pengguntingan pita tanda diresmikannya jalan Huta Ginjang menuju Sitabotabo.

Toba, Lintangnews.com | Warga Desa Pintu Bosi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Jumat (18/5/2021) meresmikan jalan Huta Ginjang menuju Sitabotabo sepanjang 700 meter bersama Pemkab Toba dan PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL).

Peresmian ini disaksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Toba, masyarakat Pintu Bosi dan TNI-Polri. Pengaspalan jalan sepanjang 700 meter ini menelan biaya sebesar Rp 2 miliar.

Sebelum pemotongan pita peresmian, terlebih dahulu dilakukan acara ibadah gereja sebagai ucapan syukur kepada Tuhan atas telah selesainya pengaspalan jalan tersebut.

Jalan Sitabotabo merupakan jalan umum yang awalnya dibuka PT TPL pada tahun 1982. Sebelumnya, masyarakat tidak bisa menggunakan jalan itu baik kendaraan roda 4 atau 2.

Namun, kini sudah bisa dilalui semua jenis kendaraan, terlebih truk pengangkut kayu eucalyptus dari Sektor Habinsaran menuju pabrik. Begitu juga kendaraan pengangkut ubi kayu ke PT Hutahaean.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Toba, Audi Murphy Sitorus mengapresiasi kerja sama yang baik antara Pemerintah Desa (Pemdes) Pintu Bosi dan pihak perusahaan.

“Karena dana kita terbatas, tidak semua pembangunan di Toba dibiayai Pemkab. Maka saya salut kerja sama Pemdes Pintubosi dengan PT TPL, sehingga jalan ini bisa dihotmix,” ungkapnya.

Dirinya tetap berharap agar perusahaan tetap memberikan bantuan pada warga Toba walaupun ada persoalan yang menimpa PT TPL.

Kepala Desa (Kades) Pintu Bosi, Henry Pangaribuan dan Camat Laguboti, Pintor Pangaribuan hadir dalam peresmian jalan itu juga mengucapkan terima kasih pada PT TPL.

Direktur PT TPL, Janres Halomoan Silalahi mengatakan, banyak permohonan yang akan dilaksanakan.Dan berharap agar masyarakat bersabar jika permohonannya belum terealisasi.

“Kami memohon maaf jika ada kekurangan perusaahan selama ini,” ungkap Janres Halomoan Silalahi mengakhiri.

Acara peresmian ini berlangsung aman dan tertib, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes), diakhiri pemberian ulos. (Aldy)