Penegak Hukum Diminta Usut Kegiatan ADD Desa Sinambela Humbahas  

Kades Sinambela, H Sinambela dan media turun ke lapangan.

Humbahas, Lintangnews.com | Kegiatan fisik pembangunan lantai irigasi di Desa Sinambela, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dianggarkan melalui Anggaran Dana Desa ( ADD) tahun anggaran 2019, dengan pagu sebesar Rp 103 juta dan panjang kegiatan 210 meter.

Namun kegiatan yang dilaksanakan pada pencairan dana desa tahap pertama ini patut dipertanyakan.

Pasalnya, sesuai pantauan media ini di lapangan, Selasa (21/1/2020) kemarin, jika pekerjaan itu dijadikan sarang korupsi. Karena diduga volume kubikasi tidak sesuai pekerjaan yang terlaksana.

Kepala Desa (Kades) Sinambela, H Sinambela yang dikonfirmasi di lapangan mengaku, pekerjaan dimaksud menelan biaya sebesar Rp 103 juta.“Itu pekerjaan kita pada pencairan dana desa tahap. Lantainya dicor langsung dengan ketebalan 15 centimeter dan total keseluruhan kubikasi yang kita gunakan sekitar 76 kubik,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP2A) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Jerry Silitonga mengaku, belum memahami semuanya mengenai kegiatan-kegiatan Desa.

Papan informasi Desa Sinambela.

“Saya kan baru dilantik, jadi masih mempelajari tentang Desa dan kegiatan lainnya. Kalau masalah fisik yang dibilang, mungkin yang berwewenang memeriksa itu nantinya Inspektorat. Kami hanya sebatasmonitoring dan melakukan pengawasan,” tukasnya.

Ironisnya, ketika ditanya gambar fisik yang sebenarnya, Jerry mengakui, ketebalan kegiatan itu adalah 20 cm, dengan panjang 105 cm dan panjang 210meter.

Namun ini berbeda dengan keterangan Kades Sinambela, jika ketebalan coran lantai adalah 15 centimeter dan jika dihitung volume kubikasi yang digunakan hanya menelan 44 kubik bahan.

Sayangnya, dalam daftar isi Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disampaikan ke dinas terkait, jika batu yang di peruntukkan dalam kegiatan itut adalah 82 kubik, pasir 42 kubik dan semen 257 sak.

Maka dari itu, penegak hukum diminta untuk mengusut tuntas kegiatan fisik ADD di Desa Sinambela. (Akim).