Pengadaan 3 Unit HP per Nagori, Ketua DPRD Simalungun: Itu Mengada-ada dan Aneh

Kabid Pemerintah Nagori Dinas PMPN Simalungun, Robert Kennedy Silalahi dan Ketua DPRD, Timbul Jaya Sibarani.

Simalungun, Lintangnews.com | Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Timbul Jaya Sibarani menilai aneh dan mengada-ada atas rencana pengadaan handphone (HP) sebanyak 3 unit per Nagori oleh 386 orang Pangulu (Kepala Desa) se Kabupaten Simalungun.

“Kan masih banyak yang lebih urgent (penting),” tegas Timbul Jaya menganggapi konfirmasi wartawan melalui telepon selulernya, Senin (3/5/2021) malam.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Simalungun ini, jika 386 Pemerintah Nagori (Pemnag) melakukan hal aneh terkait pengadaan HP itu. “Sudah cukup aneh. Siapa yang bawa dan itu diletakan di kantor. Terkecuali untuk keperluan pribadi,” katanya.

Timbul menuturkan, rencana 386 Pangulu melaksanakan pengadaan HP itu sebaiknya ditunda. “Ini kan laptop ada dan tinggal menyambungkan ke jaringan saja,” tegasnya.

Lanjut Timbul, dalam menggunakan anggaran sebaiknya wajar-wajar saja dan ril. “Kalau memang itu penting, silahkan, namun yang wajar saja lah. Dan lagian kan sudah ada jaringan internet desa yang dibangun tahun lalu,” tandasnya.

Sebelumnya, salah seorang Pendamping Desa mengungkapkan, Anggaran Pendapatan Belanja Nagori (APBNag) tahun anggaran (TA) 2021 yang dikelola 386 Pangulu akan tersedot. “Lebih kurang sebesar Rp 4,6 miliar,” ungkapnya.

APBNagori itu akan tersedot diakibatkan 386 Pangulu berencana melaksanakan pengadaan HP, setelah proses pemostingan selesai dilakukan. Dan ini sudah dimasukan ke dalam APBNag supaya ditampung dananya.

“Kemungkinan setelah APBNag diposting, kemudian dilaksanakan pengadaan HP itu,” jelasnya.

Selain itu, setiap Pemnag nantinya akan mengadakan HP minimal sebanyak 3 unit dan maksimal 5 unit. Dengan harga per unit pada APBNag sebesar Rp 4 juta.

“Makanya, untuk 386 Nagori itu berkisar Rp 4,6 miliar total dana pembelian HP. Karena Rp 4 juta dikali 3 unit per Nagori, maka sudah mencapai Rp 12 juta. Kemudian dikalikan 386 Nagori, itu lah rinciannya,” paparnya.

Terpisah, Dinas Pemberdayaan Maujana dan Pemerintah Nagori (PMPN) Pemkab Simalungun melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintah Nagori, Robert Kennedy Silalahi saat ditemui di ruang kerjanya, membenarkan Pemnag akan melakukan pengadaan HP.

“Maksimum 3 unit lah setiap Nagori. Tergantung mereka (Pemnag) lah, ada yang 2 dan 3 unit Kita hanya menandatangani usulannya saja. Terserah mereka lah. Mana lah kita campuri sampai ke situ. Pokoknya yang terbaru lah,” ucapnya.

Saat ditanya, berapa besar anggaran setiap Nagori untuk pembelian 1 unit HP, Kennedy justru balik bertanya. “Berapa sekarang harga HP,” Tanya Robert, seraya menuturkan ada harga Rp 10 juta dan survei dilakukan Pemnag.

Kembali ditanya total dana pembelian 3 unit HP yang dilakukan untuk 386 Nagori, justru Robert menjawab agar dikalikan sendiri. “Tinggal mengkalikan lah. Kan mereka yang menganggarkan,” jawabnya.

Robert mengaku, 386 Pemnag melakukan pengadaan HP dalam rangka estijis dan mengacu pada Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi(Permendes PDTT) Nomor 13 Tahun 2020.

“Program estijis. Ada masalah Covid-19. Jadi nanti aplikasi pelaporannya, secara online. Kalau rekanannya gak tau, entah dianggarkan mereka atau tidak, tak tau kita,” tandas Robert. (Zai)