Perbaikan Ruas Jalan Provinsi di Simalungun Belum Dilaksanakan, Ini Penjelasan Kadis BMBK Sumut

Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara.

Simalungun, Lintangnews.com | Menindaklanjuti yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi kepada masyarakat Kabupaten Simalungun, Selasa (21/9/2021) lalu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), Bambang, Senin (4/10/2021), akhirnya memberikan penjelasan pada wartawan.

“Selamat malam pak, pembenahan terus dilakukan. Yakni melanjutkan penutupan lobang dengan base. Melanjutkan pembenahan bahu jalan dng membuat sodetan sodetan jalan air agar air di badan jalan dapat keluar melalui saluran samping,” tulis Bambang via pesan singkat.

Menurut Bambang, perintah Gubernur langsung saat di Raya memerintahkan dirinya melanjutkan perbaikan kerusakan jalan di daerah itu.

“Karena sifatnya pekerjaan minor, tak langsung nampak perubahan signifikan di lapangan. Tahun anggaran 2022 nanti baru penanganan permanen,” terangnya.

Dikatakan, perintah Gubernur akan dilaksanakan dengan target panjang yang sudah ditetapkan dalam Daftar Penggunaan Anggaran (DPA). “Badan jalan ditutupi aspal selebar badan jalan saat ini. Ketiga ruas jalan yang ada saat ini, semuanya dapat penanganan,” tukasnya

Sebelumnya, Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga menyampaikan kepada Gubsu beberapa agenda pembangunan Kabupaten Simalungun yang sangat mendesak untuk diakomodir dalam APBD Sumut.

Yaitu perbaikan ruas jalan penghubung Kota Siantar-Saribudolok. Selanjutnya, ruas jalan penghubung Kota Siantar-Perdagangan dan ruas jalan penghubung Kota Siantar-Tanah Jawa Kabupaten Simalungun.

Menyikapi harapan Bupati itu, Edy Rahmayadi langsung memberi perintah kepada Kadis BMBK untuk segera meningkatkan ruas jalan yang diajukan. Namun hal itu berbanding tidak lurus dengan fakta di lapangan.

Kunjungan kerja (kunker) Gubsu itu ditandai dengan penyerahan bantuan alat-alat pertanian kepada Pemkab Simalungun disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (Zai)