Tebingtinggi, Lintangnews.com | Keresahan warga pengguna jalan di Jalan Gereja dan Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi atas permainan anak-anak semakin merambah ke yang lainnya.
Kini keresahan warga lain mulai dirasakan anak-anak sekolah yang hendak mengunjungi kantor Perpustakaan Pemko Tebingtinggi usai pulang sekolah.
Parahnya lagi, atas keberadaan permainan anak-anak itu, membuat para pegawai yang bekerja di kantor Perpustakaan juga mulai berdampak luas. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai merasakan saat pulang kerja sekira pukul 16.00 WIB saat hendak mengeluarkan kendaraan yang diparkir sejak pagi.
Menurut sumber salah seorang pegawai, Rabu (31/7/2019 ) mengaku, kondisi ini mulai terjadi sejak sebulan lalu. Ini membuat mereka tidak nyaman saat pulang kerja akibat lokasi parkir mulai tertutup oleh pengusaha.
“Awalnya, pusat permainan di badan jalan itu buka sekira pukul 18.00 WIB tanpa ada larangan. Tetapi hal itu berubah untuk mencari untung,” ujarnya.
Ternyata sejak awalnya dibuka permainan anak-anak itu sudah dikeluhkan pihak Kepolisian.
Saat itu, Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, AKP Enda Tarigan sudah meminta pedagang tidak berbisnis di badan jalan dengan menggangu lalu lintas. (purba)