Politisi Partai NasDem Soroti Sejumlah Program Mencurigakan di BKD Siantar  

269
Rapat kerja Komisi I DPRD Siantar dengan BKD.

Siantar, Lintangnews.com | Dalam rapat kerja Komisi I DPRD Siantar dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Siantar terungkap, yang seharusnya menjadi anggaran belanja barang dan jasa dibuat menjadi belanja modal peralatan dan mesin sebesar Rp 88.335.000.

“Kenapa Rp 88.335.000 lebih ini dimasukkan ke belanja modal peralatan. Tertera disini, belanja modal peralatan dan mesin -pengadaan komputer, belanja modal peralatan dan mesin-pengadaan peralatan personal komputer. Seharusnya ini kan belanja barang dan jasa bukan belanja modal,” sebut Jani Apohan Saragih anggota Komisi I DPRD Siantar.

Ini disampaikanya saat rapat kerja dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD tahun 2020 tentang program dan kegiatan perangkat darah mitra komisi, Kamis (14/11/2019).

Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Siantar, Zainal Siahaan meminta Sekretaris, Jan Purba untuk menjelaskannya.

Jan Purba menyampaikan, untuk pembagian anggaran ini ada namanya belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal.

“Ini semua ada aplikasinya. Kalau untuk barang dan saja, itu pembayaran rutin kantor seperti listrik, air dan surat menyurat serta lain sebagainya. Kalau untuk modal sesuai aplikasi, akan menjadi inventaris. Kita hanya mengikuti sesuai aplikasi,” kilahnya.

Mendengar penjelasan itu, Jani Apohan ungkapkan keanehan. Padahal menurutnya, di mata anggaran lainnya penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik sebesar Rp 55.200.000.

“Ini belanja barang dan jasa juga, tolong dulu diperbaiki atau coba dijelaskan,” ujar politisi Partai NasDem Siantar ini.

Dia juga ungkapkan keanehan lain dalam anggaran instansi yang dipimpin Zainal Siahaan ini, yakni pada pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional sebesar Rp 56.986.500. “Tolong dulu dijelaskan ada berapa jenis mobil dinas di BKD,” sebutnya.

Menjawab hal ini, Jan Purba sampaikan di BKD Siantar ada 2 unit mobil dinas atau roda 4 dan untuk roda 2 ada 1 unit.

Selain sejumlah program di atas, dalam rapat kerja tersebut, Jani Apohan meminta penjelasan dari BKD Siantar tentang program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur yang cukup besar dengan jumlah Rp 1.175.736.900.

“Apa saja programnya ini dan bulan berapa terlaksana, tolong nanti jadwalnya dikasih pada kita melalui Ketua Komisi 1. Besar kali ini Rp 1 miliar lebih. Ada baiknya kalau terlalu penting biar dipangkas saja,” tandasnya. (Elisbet)