Simalungun, Lintangnews.com | Polres Simalungun menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Karang Taruna Simalungun dan Bankom Raya (Bara) Siantar-Simalungun di Aula Kantor MUI Kabupaten Simalungun, Jalan Asahan, Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Selasa (9/2/2021).
FGD ini bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat untuk turut serta dalam mewujudkan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtimas) di Kabupaten Simalungun.
Kegiatan yang mengangkat thema ‘Ikut mendukung program pemantapan pemeliharaan Kamtibmas di wilayah Kabupaten Simalungun’ itu dihadiri Kasat Binmas, AKP Yani Sinulingga, Ketua Karang Taruna Kabupaten Simalungun, Bonauli Rajagukguk dan Kepala Bara Siantar-Simalungun, Muhammad Muchlis Lubis, KBO Sat Binmas, Ipda Arwansyah Batubara dan Kanit Binkamsa, Ipda Rudi Juanidi.
Dihadapan peserta sebanyak 50 orang dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes), AKP Yani mengatakan, kegiatan FGD ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Ketua Karang Taruna dan Ketua Bara, bisa sebagai solusi untuk meningkatkan kamtibmas di Simalungun.
“FGD yang dilaksanakan adalah wujud dari sinerginatas Polri dengan potensi masyarakat di wilayah hukum (wilkum) Polres Simalungun dalam wujudkan kamtibmas,” ucapnya.
Sementara itu, Bona Uli Rajaguguk mengapresiasi kegiatan FGD) tersebut. Dia menuturkan, Karang Taruna siap ikut serta menjadi pilar serta mendukung penuh program pemantapan pemeliharaan kamtibmas di wilayah Polres Simalungun.
Kepala Bara Siantar-Simalungun, Muhammad Muchlis Lubis juga mengatakan hal senada, jika pihaknya siap untuk terus bersinergi dengan Polres Simalungun dalam mewujudkan situasi kamtibmas ditengah-tengah masyarakat hingga sampai Nagori dan Kelurahan.
Kegiatan diisi dengan penyampaian paparan dan penjelasan pada peserta terkait peran penting dan tujuan mitra kamtibmas ditengah-tengah masyarakat yang disampaikan Ipda Arwansyah Batubara. Sajian yang begitu apik dan jelas serta tegas disampaikannya agar para peserta dapat mengambil manfaatnya.
Ini termasuk dapat diaplikasikan langsung minimal di tempat tinggalnya, sehingga terwujudnya kamtibmas yang benar benar dirasakan masyarakat. (Zai)


