Polres Tobasa Gerebek Rumah Diduga ‘Ratu Narkoba’

Suasana penggerebekan dilakukan personil Polres Tobasa.

Tobasa, Lintangnews.com I Rumah kediaman RS alias Kanjeng Mami diduga bandar besar narkoba yang juga disebut ‘Ratu Narkoba’ digerebek Satuan Reskrim Polres Toba Samosir (Tobasa), Jumat (21/2/2020) sekira pukul 09.00-11.00 WIB di Desa Lumban Pea, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa.

Kedatangan personil Polres Tobasa itu mengundang penasaran, dan seketika warga sekitar ramai mendatangi kediaman Kanjeng Mami untuk menyaksikan secara langsung proses penggerebekan.

Suami Kanjeng Mami, TT, juga ikut diturunkan dari mobil polisi. Proses penggerebekan berlangsung selama 2 jam. Dari dalam rumah, polisi membawa 1 karung goni berwarna putih diduga berisi barang bukti.

Salah seorang warga, Rumia Hutahaean mengatakan, keluarganya yakni adiknya pernah dipenjara dengan kasus narkoba selama 9 tahun.

“Anehnya selama dipenjara, adik saya diberi uang sebesar Rp 15 juta melalui tante saya. Apabila tidak ada keterkaitan adik saya dengan Kanjeng Mami, mana mungkin memberikan uang, sebab kita tidak ada hubungan keluarga,” terang Rumia.

Kapolres Tobasa, AKBP Agus Waluyo, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya mengakui, adanya proses penggerebekan di rumah RS.

“Benar penyidik kami dari Sat Reskrim Polres Tobasa telah melakukan penangkapan terhadap 3 orang inisial RS, TT dan BY pada Jumat sekira pukul 05.00 WIB. Ketiganya saat ini telah kita amankan dan sedang dilakukan pemeriksaan,” ujar AKBP Agus.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, penangkapan ketiganya berdasarkan pengembangan kasus sebelumnya yakni pengeroyokan yang dilakukan 6 orang tersangka terhadap korban DFN yang dituduh kibus narkoba baru-baru ini.

“Kita melakukan penangkapan berkaitan dengan pengembangan kasus pengeroyokan yang dialami DFN dilakukan 6 orang,” imbuh Kapolres.

Terkait RS dan TT diduga bandar besar narkoba di Tobasa, AKBP Agus mengaku, masih terus mendalami kasus ini. Pihaknya sedang bekerja keras mengungkap kasus agar lebih jelas.

“Kami masih ada waktu 1 x 24 jam dalam memproses kasus ini. Kalau kita arahkan saat ini ke narkoba itu terlalu jauh, saya minta rekan rekan media bersabar. Tim kami terus menggali segala macam keterangan pada pemeriksaan yang masih berlangsung saat ini,” pungkas Kapolres. (Asri)