Pria Terduga Pelaku Begal Ini Tewas saat Dirawat di RSUD Djasamen Saragih

Pria yang diduga pelaku begal saat mendapatkan perawatan medis.
  • Siantar, Lintangnews.com | Dua pelaku orang begal beraksi di Taman Bunga (Lapangan Merdeka) persisnya depan kantor Wali Kota Siantar, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (7/7/2019) dini hari.

Yang jadi korbannya seorang pegawai Restaurant Internasional, Jalan Gereja saat duduk-duduk di Taman Bunga.

Usai korban dianca, menggunakan pisau, aksi begal itu berhasil digagalkan setelah warga berdatangan. Salah satu terduga pelaku begal berhasil ditangkap dan jadi bulan-bulanan warga hingga tewas saat mendapat perawatan medis. Sedangkan rekannya berhasil kabur.

Informasi dihimpun, kejadian itu terjadi Minggu, (7/7/2019 dini hari. Saat itu, korban Frengky seorang pegawai Restaurant Internasional sedang duduk bersama temannya di Taman Bunga. Lalu kedua pelaku menghampiri korban dan berpura-pura kencing (buang air kecil) di depannya.

Saat itu, salah satu terduga pelaku begal langsung menodongkan pisau kepada korban dan meminta uang. Sontak korban pun terkejut dan berusaha menghindar.

“Saat itu saya langsung lari ke arah Lapangan Adam Malik. Saya lihat ada kayu dan mengambilnya. Saya kejar lagi pelakunya,” kata Frengky.

Melihat itu warga yang mulai berdatangan, sehingga para pelaku pun kabur. Namun, salah satu terduga pelaku Marudut Tua Sinaga (22) warga Panei Tongah, Kabupaten Simalungun yang kadung ketakutan bersembunyi ke arah Jalan Diponegoro akhirnya berhasil ditangkap. Terduga pelaku pun menjadi bulan-bulanan warga yang berada di lokasi.

Mendapat informasi pihak Polsek Siantar Barat langsung turun ke lokasi, terduga pelaku terlihat tak berdaya langsung dibawa ke RSUD Djasamen Saragih. Namun Marudut menghembuskan nafas terakhir saat mendapat perawatan medis pihak RSUD Djasamen Saragih.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Demak melalui telepon seluler mengatakan, pihaknya masih mencari informasi terkait kejadian yang menewaskan Marudut.

“Personil kita masih menyelidiki. Karena awalnya kita mendapat informasi ada korban pengeroyokan,” ujar AKP Demak. (Irfan)