Rencana Kenaikan Biaya Pengobatan di RSUD Djasamen Saragih Dinilai Tidak Tepat

RSUD Djasamen Saragih (Ist)

Siantar, Lintangnews.com | Rencana dari RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar untuk menaikkan biaya pengobatan pasien mendapat sorotan dari Komisi I DPRD Siantar.

Ketua Komisi I DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga menilai, rencana kenaikan tarif tersebut tidak tepat di tengah Pandemi Covid-19.

“Kita masih dalam keadaan pandemi, jangan dibebani lagi masyarakat,” Kata Andika, Kamis (25/2/2021).

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Ronald Saragih tidak membantah ada wacana RSUD Djasamen Saragih untuk menaikkan biaya pengobatan pasien.

Menurutnya, kenaikan biaya pengobatan pasien ditentukan oleh tim tarif. “Tarif  yang saat ini dipakai oleh RSUD Djasamen Saragih merupakan tarif lama 10 tahun lalu.” tandasnya.

Walaupun sudah menjadi wacana di RSUD Djasamen Saragih, Rumondang Sinaga selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit (RS) plat merah ini malah mengaku, kebijakan itu tidak bisa diterapkan di tengah kondisi Covid-19.

Dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp (WA), Rumondang mempertanyakan informasi tersebut. “Dari mana dapat info seperti itu,” sebutnya.

Ia menuturkan, kebijakan kenaikan biaya pengobatan pasien telah diajukan oleh tim tarif pada tahun lalu. “Tetapi saya bilang nggak pas waktunya, karena ini masa pandemi Covid-19,” kata Rumondang. (Elisbet)