Rumah Pedagang Bensin Terbakar di Sergai, 3 Korban Tewas Terpanggang

Jenazah ketiga korban disemayamkan di rumah duka.

Tebingtinggi, Lintangnews.com |  Satu unit rumah pedagang bensin eceran terbakar pada Selasa (2/10/201) tepatnya di Dusun Mangga Dua Dalam, Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Akibat kejadian itu, 3 orang korban meninggal dunia akibat terbakar. Korban meninggal yakni, Abdul Azis (31), istrinya Karmila (22) dan anaknya Aulia yang berusia 2 bulan. Diketahui Azis tinggal di rumah orang tuanya.

Saat itu Azis hendak mengisi bensin ke dalam botol aqua yang akan dijual seperti biasanya dengan kondisi lampu padam.

Untuk menerangi lingkungan rumahnya, korban menggunakan lampu teplok. Tanpa disadari, saat korban hendak memasukkan bensin ke dalam botol aqua, percikan api dari lampu teplok akhirnya menyambar minyak bensin di dalam rumah.

Naas, api menjalar ke seluruh bagian isi dalam rumah dan menyambar seluruh isi bangunan.

Melihat api semangkin membesar, Azis langsung panik dan langsung berteriak minta tolong. Teriakan korban terdengar kedua orang tuanya yang pada saat itu sedang tertidur pulas.

Mendengar teriak minta tolong, orang tua korban langsung keluar dari kamar tidurnya dan melihat di ruangan tamu banyak gumpalan asap hitam. Kedua orang tua korban langsung berlari keluar bersama Azis.

Namun karena istrinya Karmila dan anaknya masih di dalam rumah, korban pun kembali masuk  ke dalam untuk menolong. Namun karena api semakin membesar, akhirnya ketiga korban meninggal akibat terjebak api di dalam rumah.

Kepala Desa (Kades) Mangga Dua Dalam, Muhammad Nasir mengatakan, pagi itu korban yang sehari-harinya berjualan bensin,korban hendak mau mengisi bensin ke dalam botol aqua, sementara saat pagi itu kondisi sedang mati lampu.

Menurutnya, sebelum kejadian korban sudah diperingatkan orang tuannya, kalau mau mengisi bensin jangan menggunakan mancis atau korek api. Karena korban tak menghiraukan nasehat orang tuanya, akhirnya mencoba menggunakan lampu teplok untuk penerangan.

“Akibatnya saat korban sedang mengisi bensin api menyambar bensin dan langsung membakar seluruh isi dalam rumah. Korban bersama istri dan anak korban juga ikut terbakar dalam keadaan berpelukan,” terang Nasir.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP TP Butar-butar mengatakan, akibat kejadian itu 3 korban meninggal dunia.

“Kejadian itu sekira pukul 05.00 WIB. Korban pada saat itu sedang mengisi minyak bensin ke dalam botol aqua. Selanjutnya ketiganya akan disemayamkan tidak jauh dari rumah korban,” ucap Butar-butar. (purba)