Sat Reskrim Siantar Dor 2 Pelaku Perampokan Rumah di Parluasan

Kapolres Siantar, AKBP Budi P Saragih saat menggelar konferensi pers kasus perampokan di Parluasan.

Siantar, Lintangnews.com | Dua dari 4 orang pelaku komplotan perampok rumah di Jalan Tualang, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, tepatnya depan kantor Lurah Kahean, berhasil dibekuk Unit Jahtanras Satuan Reskrim Polres Siantar, terpaksa ditembak.

Para pelaku beraksi pada Jumat 22 November 2019 lalu. Pelaku masuk melalui pintu samping rumah korban dengan cara merusaknya.

Diketahui kedua pelaku yang berhasil dibekuk bernama, Surya Bakti Siregar (36) warga Jalan Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dan Dedi Suarno alias Plur (34) warga Jalan Parapat Km 7, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun. Sedangkan 2 pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak Polres Siantar.

Hal ini disampaikan Kapolres, AKBP Budi P Saragih didampingi Kasat Reskrim, Iptu Nur Istiono, saat konferensi pers, Rabu (22/1/2020). Kapolres mengatakan, dalam melancarkan aksinya para pelaku sebelumnya sudah memantau keadaan lokasi rumah tersebut.

“Jadi Jumat (22/11/2019) pagi, saat korban Kamina boru Lumbanraja (50) dan saksi Monika Sinaga, pergi berjualan di Pasar Dwikora Parluasan, Jalan Patuan Anggi, para pelaku beraksi,” kata AKBP Budi

Tak berapa lama berjualan di Jalan Pantuan Anggi, sekira pukul 11.00 WIB, korban bersama saksi pulang ke rumah. Setiba di rumah, saksi melihat pintu samping rumah korban terbuka.

Melihat itu, Karmina dan Monika masuk melalui pintu samping. Begitu di dalam rumah, keduanya terkejut melihat barang-barang sudah berantakan dan perhiasan serta uang korban sebesar Rp 400 juta raib digondol pelaku.

“Akibat kejadian itu, korban mengalami kalau ditotal semua sebesar Rp 600 juta,” ujar Kapolres.

Korban yang tak terima uang dan harta miliknya digasak pelaku, Karmina didampingi Monica melaporkan kejadian tersebut ke Polres Siantar.

Setelah menerima laporan dari korban, petugas langsung menuju lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Unit Jahtanras, berhasil meringkus pelaku, Surya Bakti Siregar dan Suarno, pada Sabtu (18/1/2020).

Dari keterangan, Surya sebagai otak perampokan itu mengatakan, melakukan aksi itu bersama ketiga rekannya. Namun, ketika dilakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya inisial J dan RS, Surya dan Dedi sempat mencoba melarikan diri, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.

“Kita ambil tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak betis kedua kaki pelaku. Lalu kita bawa ke RSUD untuk diobati dan mengeluarkan proyektil peluru,” tegas Kapolres.

Dari pelaku Surya dan Dedi, disita barang bukti terdiri dari sepeda motor Honda Vario nomor polisi (nopol) BK 4182 TAL, tas isi laptop merk Asus, handphone (HP) merk Oppo, gelang emas, Honda Vario nopol BK 6300 WAH dan STNK, serta kipas angin merk Yasaka.

Kemudian kaleng cat merk Paragon ukuran 30 kilogram, sekop, gergaji merk Galantino, linggis, meteran, baju daster bermotip bunga, handuk, baju anak, jilbab dan barang lainnya.

Saat ini polisi masih mengejar pelaku J dan RS yang belum tertangkap. Sedangkan perbuatan pelaku Surya dan Dedi dijerat pasal 363 ayat (1) huruf 4e, 5e KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Irfan)