Satgas Covid-19 Tebingtinggi Konsisten Awasi Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi, Henny Sri Hartati.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi di setiap Kecamatan konsisten melakukan pematauan terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Ini setelah sebelumnya dilakukan uji coba selama 4 hari, Pemko Tebingtinggi telah membuka PTM sejak Senin 23 Agustus 2021 bagi sekolah yang memenuhi syarat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tebingtinggi, Henny Sri Hartati saat ditemui wartawan, Kamis (26/8/2021) di ruang kerjanya mengatakan, PTM di daerah itu sudah dimulai dari Senin (23/8/2021) kemarin.

“Saat ini Satgas sedang bertugas untuk mengawasi apakah sekolah yang melaksanakan PTM itu sudah sesuai dengan syarat-syarat yang diminta,” ujarnya.

Karena menurut Henny, syarat yang paling wajib adalah adanya Surat Keputusan (SK) Satgas Sekolah/Satgas Pendidikan yang ditandatangani Kepala Sekolah (Kepsek). Tujuannya untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab terhadap penanganan Covid-19, baik pencegahannya di sekolah masing-masing.

Kemudian lanjut Henny, apakah pihak sekolah dalam melaksanakan PTM sudah memenuhi protokol kesehatan (prokes), seperti wajib masker, sarana cuci tangan lengkap, jarak duduk dan posisi kursi siswa sudah sesuai dengan aturan yaitu, dalam satu kelas tidak boleh lebih dari 20 orang atau 50 persen dari jumlah pelajar biasanya.

“Satgas saat ini sedang memantau ke seluruh sekolah yang sudah melaksanakan PTM. Karena ada memang beberapa sekolah yang di awal Januari kemarin, belum bisa memenuhi persyaratan yang kita minta. Jadi belum bisa dilaksanakan PTM di sekolah itu,” jelas Henny.

Berdasarkan hasil laporan pantauan Satgas Kecamatan hingga saat ini hasilnya berjalan dengan baik.

“Dari laporan Satgas di Kecamatan, hasil pantauan dan pengawasan yang dilakukan, PTM sampai saat ini sudah berjalan dengan baik. Kita juga butuh peran serta para orang tua siswa dalam mempersiapkan anaknya mengikuti PTM di sekolah, terutama persiapan prokes,” tutup Henny. (Purba)