Simpan Dompet Jatuh, Jukir Harum Manis ‘Diangkut’ ke Polsek Siantar Barat

Terduga pelaku HJ saat berada di Polsek Siantar Barat.

Siantar, Lintangnews.com | Juru parkir (jukir) di Toko Harum Manis, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat, nyaris menjadi bulan-bulanan massa, Senin (20/5/19) malam.

Pasalnya, pria berinisial HJ itu ketahuan mengambil dompet seorang pelanggan toko yang terjatuh di pelataran parkir tempatnya menjaga parkr, sekira pukul 20.30 WIB.

Informasi yang diperoleh Selasa (21/5/2019), peristiwa itu berawal ketika S Silalahi (25) warga Jalan Pakis, Gang Pajar, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur hendak berbelanja buah-buahan di Toko Harum Manis, dengan mengendarai sepeda motor.

“Mau ke Toko Harum Manis bang, beli buah ada saudara yang sakit,” kata Ferry Sillahi, abang korban ketika ditemui di Polsek Siantar Barat.

Tiba di depan Toko Harum Manis , S Silalahi kemudian memarkirkan sepeda motor di parkiran, lalu masuk memilih-milih buah yang akan dibeli.

“Jadi saat mau bayar lah ke kasir, baru sadar adek saya dompetnya gak ada. Lalu dicariin lah keluar dan ditanya sama jukir disitu. Namun gak ada katanya,” beber Ferry.

Karena tak menemukan dompetnya, S Silalahi kemudian menghubungi abangnya Ferry agar segera datang ke toko tersebut. Tiba di sana, Ferry pun kemudian bertanya duduk persoalan pada adiknya.

“Kami tanya terus jukirnya, tapi tetap ngotot dia gak tau. Sempat juga dia menantang kami. Dibilangnya, ‘Kalau kalian gak terima, panggil polisi!’,” ungkap Ferry mengulang ucapan HJ ketika itu.

Alhasil, Ferry dan adiknya pun terus mencari. Hingga akhirnya menemukan dompet dimaksud di sepeda motor milik sang jukir. “Setelah kami cariin, akhirnya memukankan lah dompet itu diselipkan di jok sepeda motor jukir,” beber Ferry.

Begitu dompet ditemukan, warga sekitar yang ikut mencari pun nyaris mengamuk hendak memukuli HJ. Beruntung, kemarahan warga akhirnya bisa diredakan. Mereka kemudian menghubungi Polsek Siantar Barat.

Tak lama berselang, petugas tiba dan langsung mengamankan pria itu ke kantor polisi.

Menurut Ferry, di dalam dompet hanya ada uang sebesar Rp 250.000.    Hanya saja banyak sekali surat-surat penting di dompet itu.

Sementara HJ mengaku, tidak mengembalikan dompet itu karena merasa takut melihat warga yang sudah mulai banyak mencari. “Takut saya memulangkannya sama orang itu,” ungkapnya.

Meski begitu, HJ tak menampik sengaja mengambil dompet tersebut setelah melihatnya terjatuh.

“Yang saya tengoknya bang jatuh dompet saat memarkirkan sepeda motor. Lalu disembunyikan di jok sepeda motor,” kata warga Perumnas Jalan Asahan, Kabupaten Simalungun itu.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Siantar Barat, Ipda J Purba mengatakan, pihaknya masih memeriksa korban dan terduga pelaku. (irfan)