Tim Transformasi IAKN Tarutung Belum Bisa Berikan Jawaban ke Wartawan

Gapura pintu masuk IAKN Taurung.

Taput, Lintangnews.com | Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Lince Sihombing sebelumnya menyarankan wartawan agar menemui Taripar Samosir untuk bisa mendapatkan data atau jawaban secara mendetail dan akurat.

Saat menemui Taripar Samosir di kantornya, Rabu (7/4/2021) sekira pukul 10.30 masih nampak sibuk melakukan tugas kantor yang harus diselesaikan. Akhirnya Taripar mengatakan, waktunya untuk bisa dikonfirmasi sekira pukul 12.00 WIB usai melakukan tugas-tugas kantornya.

Dirinya juga meminta bantuan salah satu pegawai untuk mengantarkan kru lintangnews.com ke kantin yang ada di luar kantor.

Hingga pukul 13.35 WIB, sabar menunggu informasi dari Taripar, akhirnya wartawan mencoba mengkonfirmasi melalu nomor WhastApp (WA), apakah bisa dikonfirmasi atau tidak hari ini.

Akhrinya sekira pukul 13.47 WIB, Taripar beserta Tim Transformasi lainnya bermarga Simangunsong menemui wartawan di kantin IAKN. Namun Taripar justru tidak bisa memberikan jawaban. Taripar mengatakan, agar wartawan mengirimkan pertanyaan yang mau dikonfirmasi kepada mereka melalui WA saja.

Wartawan pun mengirimkan sejumlah pertanyaan terkait akan berubahnya status IAKN Tarutung menjadi Universitas Kristen Negeri (UKN) dalam menyikapi surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Wartawan juga mempertanyakan apakah Yusuf Leonard Henuk telah mendapatkan ijin dari pimpinan IAKN untuk membuat statemen atau pernyataan seperti pemberitaan yang sudah terbit di beberapa media online.

Taripar yang juga sebagai Sekretaris Tim Transformasi juga dimintai tanggapannya terhadap gejolak di media sosial (medsos) dan warung-warung mengenai IAKN akan dirubah menjadi UKN atau Universitas Tapanuli Raya (Untara). Selain itu, wartawan juga menyinggung siapa oknum dimaksud yang ujung ujungnya merusak suasana seperti pernyataan Rektor sebelumnya ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Hingga pukul 20.00 WIB, wartawan belum juga bisa mendapatkan jawaban dari Tim Transformasi. “Kami akan bicarakan dulu di tim ya pak. Belum bisa saya pastikan, kalau sudah kami bicarakan akan saya kabari,” tulis Taripar melalui WA. (Pembela)