Tuntutan Jaksa Belum Siap, Aidil Saragih Tersenyum

Terdakwa Aidil berdiri usai persidangan.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Meski telah menghadirkan seluruh saksi di persidangan dan pemeriksaan terdakwa Aidil Saragih alais Alot, ternyata sudah sepekan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alvin Giawa belum siap dibacakan di depan persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Albon Damanik, Rabu (24/4/2019 ).

Atas kondisi itu, terdakwa yang sudah lama menunggu di kursi ruang utama tersenyum sejenak dan meninggalkan ruangan dengan pengawalan petugas Kepolisian.

Sebelumnya terdakwa ditangkap terkait kasus narkoba, Sabtu (3/11/2018) sekira pukul 02.15 WIB bertempat di Jalan Karya Jaya Lingkungan IV, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi  terkait kasus narkoba.

Terdakwa ditangkap saksi Herry Suhartono dan Syauqatillah, keduanya personil Satuan Reserse Narkoba Polres Tebingtinggi. Ini setelah sebelumnya petugas informasi dari masyarakat, jika terdakwa ada melakukan transaksi narkotika jenis sabu.

Petugas langsung melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap terdakwa. Sesampainya di lokasi yang dimaksud, saksi melihat terdakwa tepat di samping sebuah rumah dan langsung melakukan penangkapan.

Pada saat itu ditemukan barang bukti yakni, 2 bungkus plastik transparan berisi sabu di tangan kanan terdakwa dan 1 buah alat hisap sabu (bong) dari tangan sebelah kiri. Selanjutnya terdakwa dibawa ke Polres Tebingtinggi guna pengusutan lebih lanjut.

Terdakwa mengakui, sabu dibelinya dari seseorang bernama Riko (belum tertangkap) seharga Rp 200 ribu. Keduanya bertemu di Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, tepatnya di pinggir jalan tempat terdakwa nongkrong.

Dalam dakwaan pertama, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (purba)