Ustadz Azrul Aswan Sirait : Jihad dengan Bunuh Diri Adalah Perbuatan Sesat

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjatan bersama Camat, Ustadz, Kapolsek, mewakili Danramil, tokoh masyarakat dan masyarakat saat foto bersama.

Simalungun, Lintangnews.com | Jihad dengan cara bunuh diri adalah perbuatan sesat.

Seruan itu merupakan salah satu isi dari tausiah Ustadz Azrul Aswan Sirait pada kegiatan tablig akbar dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H dalam menyambut bulan puasa Ramadhan.

Ini dirangkai dengan ikrar Pemilu Damai tanggal 17 April 2019 yang diselenggarakan di Lapangan kantor Camat Ujung Padang, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Minggu (7/4/2019).

Ustadz Azrul juga menyerukan kepada jamaah untuk menghindari segala isu hoax yang berpotensi untuk memecah umat islam. Selain itu, menyerukan agar seluruh umat muslim bersatu untuk melarang tempat ibadah dijadikan sebagai tempat kegiatan kampanye untuk kegiatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Press release Humas Polres Simalungun, Senin (8/4/2019) menyebutkan, hadir pada kegiatan itu, Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, Camat Kecamatan Ujung Padang, M Fikri F Damanik, Kapolsek Bosar Maligas, AKP Jagani Sijabat, Danramil 07/PS Bosar Maligas diwakili Kanit Reskrim, Iptu T Simamora, Kanit Intelkam, Iptu Agus Hendri Chan, Kakan Kemenag Ujung Padang, Pangulu dan Lurah, guru MAN se Kabupaten Simalungun, remaja masjid dan ibu-ibu perwiritan.

Kapolres juga menghimbau agar masyarakat pada pemilu 17 April 2019 untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam memberikan hak suaranya.  AKBP Marudut juga menyebut, pihaknya (Polres Simalungun) telah bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) untuk memantau dan menindak pelaku yang melakukan money politic (politik uang), baik kepada penerima maupun pemberi.

“Polres Simalungun akan memberikan pengamanan ke masyarakat yang memberikan hak suaranya di TPS. Masyarakat jangan takut ke TPS. Karena suara masyarakat penentu masa depan bangsa Indonesia,” sebutnya.

Kapolres juga menyatakan akan bersikap netral dalam pelaksanaan Pemilu dan menghimbau kepada masyarakat, berilah suara jangan takut, abaikan isu hoax dan jaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Polres Simalungun telah bekerja sama dengan pihak perhotelan agar membuka usahanya setelah kegiatan Pemilu dan Pileg selesai dilaksanakan,” tukas orang nomer 1 di Polres Simalungun tersebut. (rel/zai)