Wali Kota Siantar Disebut akan Mutasi Pejabat, Boy Warongan: Itu Menyalahi Aturan UU

Boy Iskandar Warongan selaku Wakil Ketua Komisi I DPRD Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Beredar informasi sejumlah pejabat akan dimutasi oleh Wali Kota, Hefriansyah di lingkungan Pemko Siantar.

“Kita dengar dalam waktu dekat ini ada lelang jabatan. Dan saya juga dengar Wali Kota sudah mengajukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” ujar salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Siantar, Rabu (3/3/2021).

Informasi tersebut bukan hanya beredar di kalangan sejumlah ASN, bahkan sampai ke anggota DPRD Siantar.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Siantar, Boy Iskandar Warongan mengaku, telah mendengar informasi tersebut.

Ia menilai, mutasi pejabat menyalahi Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota pasal 71 ayat 2.

“Disebutkan setiap kepala daerah dilarang melakukan penggantian pejabat 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan. Terkecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari Kementrrian,” ujar politisi PAN tersebut.

Lebih jauh disampaikannya, secara kepatutan dan kepantasan, jika benar mutasi itu dilakukan, tentu sudah tidak pantas. Pasalnya, dikhawatirkan pejabat yang dilantik nantinya, tidak dapat bersinergi dengan kepala daerah yang baru.

Terkait hal tersebut, dalam waktu dekat ini Komisi I DPRD Siantar akan berangkat ke KASN di Jakarta untuk mempertanyakannya langsung.

“Kita akan mempertanyakan itu langsung kepada KASN pada minggu ini. Apakah Wali Kota memang ada mengajukan permohonan tentang pelantikan kepada KASN,” tutur Boy.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Siantar, Herianto Sidik mengatakan, dalam waktu dekat ini belum ada pelantikan ASN. Hanya untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda)

“Kalau Sekda benar akan dilantik. Kalau untuk yang lainnya belum ada,” tandasnya. (Elisbet)