Wali Kota Siantar Tak Gubris Putusan MA, Ini Pernyataan Mengejutkan dari Kabag Hukum

Screenshoot putusan Nomor : 1 K/TUN/2021 Mahkamah Agung.

Siantar, Lintangnews.com | Hefriansyah selaku Wali Kota Siantar sepertinya tidak mematuhi putusan Mahkamah Agung (MA), putusan Nomor : 1 K/TUN/2021 antara dirinya sebagai Wali Kota melawan Budi Utari .

Dalam pokok perkara putusan ini, MA menyampaikan sejumlah poin yakni: Pertama, mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya.

Kedua, menyatakan batal atau tidak sah surat keputusan Wali Kota Siantar Nomor : 800/619/XI/WK-THN 2019 tanggal 11 November 2019 tentang penjatuhan hukuman disiplin berupa pembebasan dari jabatan Sekretaris Daerah Kota Siantar atas nama Budi Utari.

Ketiga, mewajibkan tergugat untuk mencabut surat keputusan tergugat Nomor : 800/619/XI/WK-THN 2019 tanggal 11 November 2019 tentang penjatuhan hukuman disiplin berupa pembebasan dari jabatan Sekretaris Daerah Kota Siantar atas nama Budi Utari.

Keempat, mewajibkan tergugat merehabilitasi penggugat dalam jabatan dan kedudukan semula sebagai Sekretaris Daerah Kota Siantar sesuai Surat Keputusan (SK) Nomor : 800/166/III/WK-THN 2018 tertanggal 29 Maret 2018 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Siantar.

Terakhir, menghukum tergugat membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara.

Irfan Fachruddin selaku Ketua Majelis menyampaikan, penjatuhan hukuman disiplin terhadap jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota merupakan kewenangan Gubernur, sehingga tergugat (Wali Kota) tidak memiliki kewenangan untuk menerbitkan objek sengketa.

Herri Oktarizal selaku Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Pemko Siantar mengaku, tidak berwenang menjawab saat disinggung terkait tidak digubris Wali Kota terkait putusan MA tersebut.

“Saya selaku Kabag Hukum, diberikan surat kuasa khusus oleh Wali Kota untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK),” ujarnya, Kamis (2/9/2021).

Ia menambahkan permohonan PK sudah diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, tertanggal 23 Agustus 2021.

“Terkait pertanyaan abang kenapa nggak digubris, saya tidak bisa menjawab itu,” tandasnya. (Elisbet)