Warga Usulkan Ganti Anggota DPRD Tobasa di Tahun 2019

Mangarti Sigalingging dan Sogar Manurung.

Tobasa, Lintangnews.com | Jika melihat kinerja anggota DPRD Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) yang minim visi dan misi untuk pembangunan di daerah itu, serta kontrol pembangunan di pemerintahan, maka dinilai layak berganti dengan anggota dewan yang baru.

Pendapat ini diutarakan sejumlah warga Tobasa, pada Rabu (20/2/2019) menyikapi kinerja anggota DPRD Tobasa periode 2014-2019. Dan menghendaki pergantian anggota dewan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 ini.

“Sebagai masyarakat kita harus lebih bijak dalam menentukan pilihan untuk wakil rakyat di Tobasa. Lima tahun sudah menjadi penyambung lidah masyarakat, tetapi pembangunan belum terlaksana secara maksimal,” sebut seorang pemerhati pembangunan, Sogar Manurung.

Menurutnya, ada dugaan wakil rakyat bukan lagi menyampaikan aspirasi untuk kepentingan masyarakat, tapi semata kepentingan pribadi atau golongan, demi kepuasan sendiri bukan kepuasan warga Tobasa.

“Bukan berarti Calon Legislatif (Caleg) yang baru bisa dikatakan lebih baik dari sebelummnya. Namun setidaknya ada perubahan orang yang terjadi di legislatif. Bila tidak serius sebagai pengawas di pemerintahan, periode selanjutnya jangan dipilih lagi, ganti dengan yang baru,” terang Sogar.

Salah seorang warga, Mangarti Sigalingging mengatakan, bisa dikatakan setiap sidang paripurna dilaksanakan, ketuk palu pengesahan diduga tidak lagi memperjuangkan aspirasi masyarakat, tetapi lebih pada golongan.

“Sering pelaksanaan paripurna yang tidak memenuhi korum, namum beberapa saat kemudian pengesahan sudah diketuk palu. Jadi ada apa dengan dewan kita, benarkah sebagai pengawas pembangunan yang dilakukan Pemkab Tobasa, atau ada sesuatu dibaliknya,” tukas Marganti.

Dirinya menyarankan pada masyarakat agar bijak dalam menentukan pilihan untuk wakil rakyat di Tobasa. Menurutnya, salah memilih, maka 5 tahun kedepan merasakan akibatnya. (asri)